Enam ruas jalan tol akan dibuka tanpa biaya selama Mudik Lebaran 2026. Pembukaan ini bertujuan untuk memudahkan pemudik dan mengurangi kemacetan selama perjalanan.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Menurut informasi dari Badan Komunikasi Pemerintah, total panjang jalan tol yang dioperasikan secara gratis mencapai 198 kilometer yang mencakup Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Dampak dan Tujuan Kebijakan
Kebijakan pembukaan jalan tol gratis ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan pada arus mudik. Dengan adanya akses tanpa tarif ini, perjalanan pulang masyarakat ke kampung halaman bisa berlangsung lebih lancar dan nyaman.
Survei dari Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Mudik Lebaran 2026. Dengan demikian, pembukaan jalan tol gratis ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin bepergian.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Timeline Arus Mudik dan Balik
Arus mudik di perkiraan akan mulai pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Jumat, 13 Maret dan Rabu, 18 Maret 2026. Pihak berwenang telah menyiapkan langkah-langkah untuk mendukung kelancaran perjalanan di kedua waktu tersebut.
Sementara itu, arus balik para pemudik akan dimulai pada Senin, 23 Maret 2026, dengan puncaknya diperkirakan berlangsung pada Selasa, 24 Maret. Namun, puncak kedua arus balik dijadwalkan pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Rincian Ruas Jalan Tol yang Dibuka
Ruas jalan tol yang akan beroperasi gratis selama Mudik Lebaran 2026 mencakup beberapa jalur di Trans Jawa seperti Japek II Selatan sepanjang 54,75 km, Jogja-Bawen 4,85 km, serta Jogja-Solo 11,48 km, dan Probolinggo-Banyuwangi tahap I sejauh 49,68 km.
Untuk Trans Sumatera, ruas yang dioperasikan gratis adalah Sigli-Banda Aceh seksi I dengan panjang 23,9 km dan Palembang-Betung seksi I dan II yang total mencapai 53,6 km. Pembukaan jalur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: