Real Madrid mengalami kekalahan mengejutkan di markas Osasuna dengan skor 1-2 pada pertandingan Liga Spanyol di Stadion El Sadar.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya tampil buruk dan menggarisbawahi berbagai kekurangan yang terlihat di lapangan.
Kekalahan Pertama dalam 15 Tahun
Real Madrid memulai pertandingan dengan buruk, langsung kebobolan melalui penalti Ante Budimir setelah Thibaut Courtois melakukan pelanggaran.
Usaha Madrid untuk menyamakan kedudukan terbayar ketika Vinicius Junior mencetak gol di babak kedua, namun harapan mereka pupus saat Raul Garcia mencetak gol di menit akhir.
Kekalahan ini membuat Osasuna meraih kemenangan pertama atas Madrid dalam 15 tahun terakhir, menandakan perubahan dinamika dalam rivalitas kedua tim.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Statistik Pertandingan
Dalam pertandingan ini, Real Madrid menguasai 61% penguasaan bola, mencatat 15 percobaan dengan hanya 5 yang mengarah ke gawang.
Di sisi lain, Osasuna melakukan 13 percobaan, di mana 2 di antaranya tepat sasaran dan berbuah gol.
Meskipun statistik menunjukkan dominasi Madrid, ketidakmampuan memanfaatkan peluang menjadi masalah krusial bagi tim.
Respons Pelatih Alvaro Arbeloa
Alvaro Arbeloa menyoroti bahwa timnya kurang intens dalam permainan dan lamban dalam mengalirkan bola.
"Saya kira kami main jelek. Osasuna memainkan permainan mereka, dan dua tembakan ke arah gawang mereka semuanya jadi gol," ungkap Arbeloa.
"Jika kami tidak tampil dengan performa terbaik, tim manapun bisa mengalahkan kami," tambahnya, menekankan pentingnya peningkatan dalam permainan mendatang.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: