Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini menginstruksikan lembaga-lembaga federal untuk merilis dokumen yang terkait dengan UFO dan keberadaan alien. Langkah ini mencuat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat akan fenomena udara yang tidak mudah dijelaskan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Melalui platform Truth Social, Trump meminta Menteri Pertahanan dan lembaga lain untuk mengumpulkan dan membagikan informasi mengenai kehidupan ekstraterestrial dan objek terbang tak dikenal.
Perintah Rilis Dokumen oleh Trump
Dalam pernyataan yang dirilis, Trump menyatakan, "Berdasarkan minat luar biasa yang ditunjukkan, saya akan mengarahkan Menteri Perang, dan Departemen serta Lembaga terkait lainnya, untuk memulai proses mengidentifikasi dan merilis dokumen-dokumen pemerintah yang berkaitan dengan kehidupan alien dan ekstraterestrial." Pernyataan ini keluar pada 20 Februari 2026.
Trump menambahkan bahwa dokumen yang dirilis harus mencakup "semua informasi lain yang terkait dengan hal-hal yang sangat kompleks, tetapi sangat menarik dan penting ini." Meskipun demikian, ia tidak menjelaskan apakah semua dokumen yang mungkin bersifat rahasia akan dipublikasikan.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Kontroversi Antara Trump dan Obama
Trump sebelumnya sempat menanggapi pernyataan dari mantan Presiden Barack Obama. Dalam sebuah podcast, Obama mengklaim bahwa kehidupan alien adalah nyata, namun ia juga menyebut belum pernah melihatnya dan menyangkal bahwa makhluk-makhluk tersebut berada di Area 51.
Menanggapi hal ini, Trump menyatakan bahwa Obama "memberikan informasi rahasia, dia seharusnya tidak melakukan itu." Tetapi Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai bagian mana dari pernyataan Obama yang dianggapnya sebagai informasi rahasia.
Bukti Keberadaan Alien Masih Dipertanyakan
Meskipun minat publik terhadap alien dan UFO kian meningkat, bukti yang meyakinkan tentang keberadaan makhluk luar angkasa masih belum terpenuhi. Pentagon, pada Maret 2024, merilis laporan yang menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki informasi yang mendukung klaim bahwa fenomena udara tak dikenal merupakan teknologi alien.
Banyak dari penampakan yang dianggap mencurigakan pada dasarnya ternyata berasal dari kegiatan manusia biasa, seperti balon cuaca dan pesawat mata-mata.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: