Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 16:46 WIB

Tingkat Banjir di Jakarta Meningkat Drastis, Kini Melanda 168 RT

Author

Tingkat Banjir di Jakarta Meningkat Drastis, Kini Melanda 168 RT

Banjir di Jakarta kembali mengkhawatirkan setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa jumlah titik genangan air telah mencapai 168 wilayah rukun tetangga (RT) per sore ini.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi dengan beberapa lokasi mencatat ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Kondisi Terbaru Titik Banjir di Jakarta

Per pukul 16.00 WIB, wilayah yang terdampak terdiri dari Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Jakarta Selatan menjadi daerah paling parah dengan 89 RT mengalami genangan.

Tim Command Center BPBD DKI Jakarta menyampaikan, "Saat ini terdapat 168 RT dan 7 ruas jalan tergenang," memperlihatkan kondisi yang memerlukan penanganan segera.

Banjir kali ini disebabkan oleh hujan deras yang mengakibatkan luapan dari sungai-sungai di sekitarnya. Penanganan yang cepat adalah keharusan demi menjaga keselamatan warga.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Data Genangan dan Upaya Penanganan

BPBD DKI Jakarta tak tinggal diam. Mereka telah mengerahkan personel untuk memantau tingkat genangan di seluruh wilayah, bekerja sama dengan instansi terkait.

Ketinggian air di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mencapai 1,5 meter, menjadikannya salah satu titik terburuk. BPBD berupaya agar genangan air segera surut demi kenyamanan warga yang terdampak.

Pembagian kebutuhan dasar dilakukan untuk membantu warga selama masa penanganan banjir. Ini merupakan langkah strategis agar proses pemulihan warga bisa berjalan lebih cepat.

Titik-Titik Banjir di Berbagai Wilayah Jakarta

Data menunjukkan penyebaran titik banjir yang bervariasi di berbagai kelurahan. Di Jakarta Barat, terdapat 33 RT yang terendam, dengan Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya sebagai penyumbang terbanyak.

Jakarta Selatan, lagi-lagi, mencatat angka tertinggi dengan 89 RT, di mana Kelurahan Petogogan mencapai ketinggian air sampai 90 cm.

Di sisi lain, Jakarta Timur juga tidak luput dengan 45 RT tergenang, dan lokasi paling parah berada di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina, sementara Jakarta Utara hanya mencatat satu RT yang terintegrasi dalam laporan.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU