Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, baru-baru ini menyampaikan kekecewaannya terhadap sejumlah suporter yang mencoba masuk ke lapangan usai laga melawan Ratchaburi di AFC Champions League Two.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Walaupun dukungan mayoritas suporter sangat positif, Hodak menegaskan bahwa segelintir perilaku bisa merusak suasana dan reputasi klub.
Kekecewaan Bojan Hodak
Setelah pertandingan leg kedua 16 besar AFC Champions League Two yang berakhir dengan kekalahan bagi Persib Bandung, Bojan Hodak memberikan komentar pascapertandingan tentang sikap suporter.
Ia menyatakan, "Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan." Hal ini menekankan pentingnya dukungan mayoritas suporter bagi tim.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Pengaruh Buruk Tindakan Suporter
Dalam wawancara tersebut, Hodak menunjukkan keprihatinan bahwa hanya seratus individu yang dapat merusak atmosfer positif yang diciptakan oleh ribuan suporter lainnya.
Ia menyebutkan, "Tapi ada seratus orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya." Tindakan tersebut, menurut Hodak, bisa berakibat serius bagi klub, termasuk denda.
Hodak mengingatkan, "Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya."
Harapan untuk Suporter
Meski kecewa, Hodak tetap berharap agar suporter bisa terus memberikan dukungan positif. "Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah," ujarnya.
Di momen lain, Hodak terlihat berusaha menenangkan situasi saat beberapa suporter turun ke lapangan, meminta mereka kembali ke tribun dengan cara yang teratur. Ini menunjukkan kepedulian Hodak terhadap ketertiban dan reputasi klub.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: