Harga cabai merah mengalami lonjakan signifikan menjelang bulan Ramadan, melampaui Rp100 ribu per kilogram di beberapa daerah.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh hambatan distribusi akibat cuaca buruk, terutama hujan yang terus-menerus.
Pengaruh Cuaca Terhadap Distribusi Cabai
Menteri Budi Santoso menjelaskan bahwa cuaca buruk turut mengganggu proses distribusi cabai. 'Jadi kami sudah koordinasi dengan asosiasi petani, karena hujannya terus-terusan,' ujarnya.
Meskipun hasil panen cukup baik, masalah distribusi disebabkan oleh cuaca yang menyulitkan transportasi cabai ke pasar.
Kondisi ini berimbas pada lonjakan harga, terutama dengan meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Data Harga Cabai di Berbagai Daerah
Berdasarkan laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) per tanggal 12 Februari 2026, hampir semua jenis cabai menunjukkan tren kenaikan harga.
Sebagai contoh, cabai rawit merah di Kalimantan Tengah mencapai Rp104 ribu per kilogram, sedangkan di DKI Jakarta, harganya tercatat sekitar Rp96 ribu per kilogram.
Di wilayah lain, seperti Papua, harga cabai rawit merah mencapai Rp94.500 per kilogram, sementara rata-rata nasional untuk cabai merah besar tercatat Rp44.600 per kilogram, naik 7,34 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan Harga Berdasarkan Jenis Cabai
Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang mengalami kenaikan sebesar 11,18 persen, menjadi Rp76.550 per kilogram dalam sepekan terakhir.
Cabai merah keriting pun naik 9,79 persen, mencapai Rp46.550 per kilogram, sementara cabai rawit hijau naik 2,45 persen menjadi Rp54.300 per kilogram.
Wilayah Timur Indonesia dan Kalimantan mencatat kenaikan tertinggi, dengan harga cabai rawit merah yang melebihi Rp90 ribu per kilogram, mendorong petani dan pedagang untuk beradaptasi dengan situasi pasar yang dinamis.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: