Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 10:23 WIB

Keuangan Negara: Usulan Cepat Untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Author

Keuangan Negara: Usulan Cepat Untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendesak agar alokasi dana untuk rehabilitasi pasca bencana di Sumatera dipercepat. Ia menekankan pentingnya persetujuan segera atas usulan anggaran dari berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan pencairan dana.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Dalam forum rakor di Gedung DPR RI, Purbaya mengungkapkan bahwa anggaran untuk Satgas Pemulihan Bencana mencapai Rp 50-60 triliun, dan berharap Bappenas dapat lebih responsif terhadap usulan yang diajukan.

Usulan Anggaran dari Kementerian dan Lembaga

Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan adanya sejumlah usulan anggaran tambahan dari kementerian dan lembaga untuk pemulihan pasca bencana di Sumatera. Program yang diusulkan mencakup dukungan terhadap ketahanan bencana, rehabilitasi lahan, serta bantuan untuk benih dan pakan ternak.

Proses pengusulan ini harus menjalani tahapan sinkronisasi di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Setelah mendapatkan persetujuan, dana tersebut akan disalurkan melalui Satgas Bencana yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Permintaan Percepatan dari Kementerian

Dalam pertemuan itu, Purbaya meminta kementerian untuk mendorong Bappenas agar mempercepat proses kerja mereka. "Jadi kalau bisa Bappenas-nya diketok-ketok sedikit biar kerja lebih cepat. Kalau saya sih tinggal bayar," ujar Purbaya.

Percepatan ini dianggap penting agar anggaran yang telah disetujui dapat segera dicairkan dan digunakan untuk pemulihan. Menurut Purbaya, alokasi dana sangat krusial mengingat kondisi mendesak yang dihadapi.

Kendala dalam Proses Persetujuan

Wakil DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan adanya sejumlah kendala yang dihadapi Bappenas dalam proses persetujuan anggaran. Ia menekankan bahwa Bappenas tidak mempersulit, tetapi ingin ada perbaikan pada data yang diajukan.

Menanggapi hal ini, Purbaya menyatakan bahwa tidak ada data yang sempurna. Ia menyarankan agar keputusan tetap diambil sambil memperbaiki data yang ada, demi memastikan proses pemulihan berlanjut tanpa kendala lebih lanjut.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU