Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 21:11 WIB

Kartu Merah Kalulu Jadi Sorotan, Kepala Wasit Serie A Minta Maaf

Author

Kartu Merah Kalulu Jadi Sorotan, Kepala Wasit Serie A Minta Maaf

Pertandingan Derby d'Italia antara Inter Milan dan Juventus pada Minggu (15/2/2026) menyita perhatian banyak kalangan dengan kontroversi kartu merah yang diterima oleh Pierre Kalulu.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Wasit Federico La Penna mendapat sorotan tajam atas keputusan tersebut, yang kemudian diakui sebagai kesalahan oleh Kepala Wasit Serie A, Gianluca Rocchi.

Latar Belakang Pertandingan

Pertandingan seru yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza itu berakhir dengan kemenangan untuk Inter Milan dengan skor 3-2.

Namun, Juventus terpaksa melanjutkan laga dengan satu pemain kurang setelah Kalulu menerima kartu kuning kedua pada menit ke-42, yang berujung pada keluarnya kartu merah.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Kontroversi Kartu Merah

Keputusan wasit La Penna dipandang keliru oleh banyak pihak, terutama dari pihak Juventus, yang merasa tidak ada kontak nyata antara Kalulu dan Alessandro Bastoni.

Replays menunjukkan bahwa keputusan tersebut mungkin merupakan kesalahan fatal yang tidak dapat diperbaiki oleh VAR, mengingat satuan waktu telah berlalu.

Reaksi dan Tanggapan

Gianluca Rocchi, Kepala Wasit Serie A, mengakui adanya kesalahan dalam keputusan La Penna dan mengekspresikan penyesalan atas insiden tersebut.

"Kami sangat menyesalkan insiden itu, soal keputusan La Penna yang mana jelas salah, dan untuk fakta bahwa kami tak bisa memakai VAR untuk memperbaikinya," ungkap Rocchi kepada ANSA.

Ia juga menambahkan bahwa La Penna bukan satu-satunya yang harus disalahkan, dan menunjukkan adanya unsur simulasi dalam insiden yang mengakibatkan kartu merah itu.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU