Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James, bersiap untuk pertandingan NBA All-Star ke-21 dalam kariernya di Intuit Dome, Los Angeles, pada usianya yang ke-41. Penampilannya kali ini semakin memperkuat statusnya sebagai pemain dengan seleksi dan penampilan terbanyak dalam sejarah NBA All-Star.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Meskipun sempat melewatkan ajang All-Star 2025 karena cedera, LeBron mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali berpartisipasi. "Saya sangat beruntung masih bisa menjadi bagian dari acara ini," katanya.
Karier Menjadi Ikon All-Star
LeBron James melakukan debut All-Star pada tahun 2005 dan sejak saat itu mencatatkan 20 penampilan berturut-turut. Hal ini membuktikan betapa berpengaruhnya ia dalam sejarah NBA, dengan menjadi starter termuda di debutnya dan memenangkan gelar MVP termuda tahun berikutnya.
Kini, di musim ke-23-nya di NBA, LeBron menjadi pemain pertama yang tetap berkompetisi di level tertinggi dan berpartisipasi dalam laga All-Star di usia 40-an. Dengan 22 kali terpilih sebagai All-Star, prestasi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Performa Impresif Menjelang All-Star
Sebelum laga All-Star, LeBron menunjukkan performa yang luar biasa, termasuk saat memimpin Lakers mengalahkan Dallas Mavericks dengan skor 124-104. Dalam pertandingan tersebut, ia berhasil mencetak 28 poin, 12 assist, dan 10 rebound, mencatat triple-double ke-123 dalam kariernya.
LeBron kini menjadi pemain tertua dalam sejarah NBA yang mencapai triple-double, menegaskan kemampuannya di lapangan meskipun semakin bertambah usia. Lakers kini memiliki rekor 33-21, posisi yang kuat di klasemen.
Pandangan Rekan dan Pelatih
Rekan setimnya, Austin Reaves, menilai bahwa LeBron masih menunjukkan kualitas permainan yang sangat baik, setara dengan masa-masa mudanya. "Kecepatan bermainnya masih sama, atletismenya, tentu saja kecerdasan bermainnya. Ya, dia masih salah satu pemain terbaik di NBA," ujarnya.
Pelatih Lakers, JJ Redick, juga memberikan pujian pada LeBron, mengingat masa 23 tahun kariernya, ia masih berada di puncak performa. LeBron pun menegaskan, meskipun ada batasan fisik, performanya secara keseluruhan masih kuat.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: