Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum di Indonesia harus objektif dan bebas dari kepentingan politik. Dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, ia mengingatkan pentingnya mencegah penyalahgunaan hukum untuk menargetkan lawan politik.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk menciptakan sistem hukum yang berkeadilan dan menjamin hak setiap individu. Ia juga mendorong masyarakat untuk patuh pada hukum demi terciptanya stabilitas.
Hukum dan Politik
Selama pidato di Jakarta, Prabowo menyatakan, "Tapi tidak boleh ada miscarriage of justice. Tidak boleh hukum dipakai alat untuk mengerjain lawan politik. Tidak boleh. Dan saya tidak mau dan saya sudah buktikan ya." Pernyataan ini menegaskan sikap tegasnya terhadap penegakan hukum yang berintegritas.
Ia juga mengingatkan, semua elemen bangsa harus mematuhi hukum dengan berkata, "Saudara-saudara, jadi kita bertekad ya, saya bertekad, patuhi hukum! Tidak ada kompromi." Ini merupakan dorongan signifikan bagi masyarakat untuk menjunjung tinggi keadilan.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH
Pentingnya Pengadilan yang Adil
Prabowo menekankan signifikansi adanya putusan yang adil dari pengadilan. Ia mengingatkan, "Kalau ada kemungkinan bahwa terdakwa itu mungkin tidak bersalah, kita tidak boleh memberi keputusan yang final kepada mereka itu," menunjukkan pentingnya asas praduga tak bersalah.
Contoh di mana ia mendukung pengampunan menjadi salah satu bukti kebijaksanaan yang diperlukan dalam sistem hukum. "Saya buktikan saya berani abolisi, saya berani amnesti kalau saya merasa ada sesuatu," katanya.
Kepastian Hukum bagi Rakyat
Prabowo menyoroti pentingnya kepastian hukum sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Ia menegaskan, "Saya ingin ada rule of law di Indonesia. Saya ingin ada kepastian hukum. Hanya dengan kepastian hukum kita bisa menjamin stabilitas dan ketenangan bagi rakyat kita."
Ia juga menekankan perlunya pemerintahan yang bersih dan adil agar negara bisa sukses, mengingatkan kembali, "Saya pelajari sejarah, tidak ada negara berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil."
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: