Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 11:35 WIB

Unilever Dapatkan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Unit Usaha Es Krim dan Teh Sariwangi

Author

Unilever Dapatkan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Unit Usaha Es Krim dan Teh Sariwangi

PT Unilever Indonesia Tbk berhasil meraih dana sebesar Rp8,5 triliun melalui penjualan dua unit usahanya, yaitu bisnis es krim dan teh Sariwangi.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Transaksi ini adalah langkah strategis dalam penataan portofolio yang direncanakan selesai pada tahun 2025.

Detail Transaksi Divestasi

Dalam konferensi pers daring pada Kamis, 12 Februari 2026, Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, mengungkapkan bahwa dana hasil penjualan, sebelum pajak pertambahan nilai (PPN), mencapai Rp8,5 triliun.

Dari total itu, Rp7 triliun diperoleh dari penjualan bisnis es krim, sementara Rp1,5 triliun berasal dari teh Sariwangi.

Benjie menambahkan, keuntungan bersih yang diantisipasi sekitar Rp4,6 triliun, dengan Rp3,8 triliun dari bisnis es krim dan sekitar Rp800 miliar dari Sariwangi.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dampak Terhadap Kinerja Keuangan

Setelah pemisahan, margin kotor perusahaan meningkat 21 basis poin dan margin laba sebelum pajak naik 63 basis poin, menunjukkan bahwa profil margin inti perusahaan semakin kuat.

Kinerja operasional Unilever juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan penjualan domestik dari operasi berkelanjutan mencapai Rp7,7 triliun pada kuartal IV-2025, tumbuh 17,2 persen dibanding periode tahun lalu.

Secara keseluruhan, penjualan domestik Unilever mencapai Rp31 triliun, meningkat sekitar 4 persen dibanding tahun 2024.

Performa Laba Perusahaan

Unilever mencatatkan laba bersih sebesar Rp538 miliar untuk kuartal IV-2025 meski kost transformasi mencapai Rp460 miliar; tanpa itu, laba bersih seharusnya bisa mencapai Rp1 triliun.

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Unilever terregistrasi Rp3,53 triliun, pertumbuhan 21,8 persen tahunan yang menunjukkan perbaikan kinerja yang konsisten.

Benjie menegaskan, 'Pemulihan laba sepanjang 2025 berlangsung kuat dan konsisten, mencerminkan perbaikan kinerja bisnis inti kami,' yang menunjukkan pandangan optimis untuk masa depan.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU