Di tengah kesibukan sehari-hari, makin banyak orang yang mempercayai bahwa ada individu yang bisa melihat aura. Kemampuan ini diklaim dapat membantu memahami karakter dan perasaan orang lain dengan lebih baik.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Walaupun ada skeptisisme dari sejumlah pihak, banyak orang justru mencari mereka untuk berbagai keperluan, termasuk konseling dan bimbingan spiritual.
Apa Itu Aura?
Aura sering didefinisikan sebagai medan energi yang mengelilingi tubuh manusia. Banyak orang percaya bahwa aura ini mencerminkan keadaan emosional dan kesehatan fisik seseorang.
Warna-warna dalam aura diyakini mengandung makna tertentu, seperti biru yang melambangkan ketenangan atau merah yang menggambarkan semangat. Kendati tidak semua orang dapat melihat aura, banyak individu merasa sensitif terhadap energi ini.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Siapa Saja yang Mengaku Bisa Melihat Aura?
Di Indonesia, terdapat beberapa nama yang terkenal karena klaim mereka dapat melihat aura, baik melalui pelatihan khusus maupun bakat alami. Mereka sering terlibat dalam praktik alternatif seperti terapi energi dan konseling.
Di satu sisi, terdapat skeptis yang menilai kemampuan ini sebagai hoaks, sementara di sisi lain, banyak orang rela membayar untuk konsultasi. Hal ini menciptakan pembagian pendapat di masyarakat mengenai kepercayaan terhadap fenomena ini.
Dampak di Masyarakat
Fenomena ini mengundang banyak perbincangan dalam komunitas, baik di dunia maya maupun nyata. Beberapa orang melaporkan mengalami manfaat dari konsultasi dengan mereka yang mengaku memiliki kemampuan ini, seperti pencerahan hidup dan solusi terhadap masalah pribadi.
Namun, ada juga yang menyuarakan keberatan dengan mengatakan bahwa fenomena ini dapat dieksploitasi, memanfaatkan kepercayaan orang. Dengan adanya media sosial, pendapat yang mendukung dan menentang mudah tersebar, membentuk opini publik mengenai fenomena ini.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: