Polda Metro Jaya baru saja mengumumkan hasil menggembirakan dari 'Operasi Pekat Jaya 2026' dengan menangkap 937 pelaku kriminal di Jakarta dan sekitarnya.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Selama 15 hari operasi, pihak kepolisian berhasil mengatasi 772 kasus kejahatan yang terjadi menjelang bulan suci Ramadan.
Detail Penangkapan dan Barang Bukti
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima selama periode operasi.
Bersamaan dengan penangkapan, polisi juga menyita berbagai barang bukti penting, termasuk senjata tajam dan narkoba.
"Selain penindakan terhadap pelaku, petugas menyita berbagai barang bukti yang kita saksikan secara bersama-sama. Ada berbagai jenis senjata tajam, ada berbagai jenis obat-obatan, minuman keras, narkotika," ungkap Budi.
Operasi ini juga melibatkan penindakan terhadap berbagai kejahatan, seperti tawuran, penggunaan narkoba, dan premanisme.
Statistik Kasus Tindak Pidana
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, memberikan informasi lebih lanjut mengenai jenis-jenis kejahatan yang berhasil diungkap.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Menurutnya, pencurian dengan pemberatan adalah kasus yang paling banyak muncul selama operasi ini, tercatat ada 77 kasus.
"Pencurian dengan pemberatan terdapat 77 kasus," jelas Iman saat konferensi pers.
Selama periode operasi, Polda Metro juga mencatat 17 kasus pencurian kendaraan bermotor, 3 kasus pencurian dengan kekerasan, dan 24 kasus tawuran.
Titik Target Operasi dan Laporan Polisi
Dalam Operasi Pekat Jaya 2026, Kombes Iman Imanuddin menyebutkan terdapat 30 titik target utama operasi.
Penindakan juga dilakukan di 742 lokasi lain yang merupakan bagian dari wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Dari total 442 laporan yang diterima selama 15 hari pelaksanaan operasi, tercatat ada 772 kasus tindak pidana," paparnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: