Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa melanjutkan negosiasi dengan Iran adalah hal yang penting, meskipun mendapat tekanan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut berlangsung di Gedung Putih, di mana Trump memilih pendekatan yang tetap terbuka ketimbang menetapkan langkah lebih keras terhadap Teheran.
Negosiasi dengan Iran Terus Berlanjut
Setelah diskusi dengan Netanyahu, Trump mengungkapkan di media sosial bahwa meskipun tidak ada kesepakatan definitif, negosiasi dengan Iran perlu diteruskan.
Trump menyatakan, "Tidak ada kesepakatan pasti yang tercapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat terwujud atau tidak."
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Trump berusaha menciptakan peluang untuk dialog meskipun situasi kian rumit.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga saluran komunikasi dengan pihak Iran untuk menemukan solusi yang konstruktif.
Keamanan Israel Ditekankan
Netanyahu, dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa keamanan Israel sangat berkaitan dengan negosiasi yang dilakukan dengan Iran.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
"Menegaskan kebutuhan keamanan negara Israel terkait dengan negosiasi," ungkap kantor Netanyahu.
Fokus pada aspek keamanan ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam terkait potensi kebangkitan program nuklir Iran.
Meskipun demikian, Trump tampaknya ingin memberi ruang bagi diplomasi untuk menghindari potensi konflik yang lebih besar.
Pertemuan di Tengah Ketegangan
Pertemuan antara kedua pemimpin ini berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat antara Washington dan Teheran.
Trump sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer sebagai respons terhadap tindakan keras Iran terhadap para demonstran.
Namun, terdapat kemajuan yang terlihat dengan dimulainya kembali pembicaraan antara Washington dan Teheran pekan lalu di Oman.
Perundingan sebelumnya terhenti setelah serangan AS terhadap lokasi-lokasi nuklir Iran selama konflik yang terjadi antara Israel dan Iran pada bulan Juli.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: