Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa izin tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources (PT AR) berpotensi untuk dipulihkan. Komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian kepada investor ditegaskan asal tidak ada pelanggaran yang ditemukan.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Bahlil menambahkan bahwa langkah ini akan membantu menjaga stabilitas investasi serta pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Sumatra. Diskusi mengenai status izin telah dilakukan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan proses yang adil.
Penjelasan Menteri ESDM tentang Potensi Pemulihan Izin
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemulihan izin tambang emas Martabe bisa terjadi jika Kementerian ESDM tidak menemukan pelanggaran dari PT Agincourt Resources. 'Ya kami, kami harus fair dong, kami harus fair. Kami harus bisa memberikan sebuah kepastian,' ungkap Bahlil saat berada di Istana Negara.
Pentingnya melakukan proses yang adil ditekankan oleh Bahlil agar semua hak pemegang izin dapat dipulihkan. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi investor yang berkecimpung dalam sektor industri mineral.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Diskusi Bersama Presiden Terkait Status Izin
Bahlil menegaskan bahwa pembahasan mengenai izin Martabe telah dilakukan dalam rapat dengan Presiden Prabowo Subianto. 'Tadi Bapak Presiden sudah mengarahkan dalam rapat bahwa silakan dicek, kalau memang tidak ada pelanggaran, harus kita pulihkan hak-hak investor,' kata Bahlil.
Diskusi ini bertujuan untuk menyelesaikan isu yang mungkin muncul dan memastikan keputusan yang diambil dapat mencerminkan keseimbangan antara kepentingan investasi dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup
Bahlil juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Faisol Nurofiq, terkait masalah hukum yang mendasari izin Martabe. 'Kemarin juga saya berdiskusi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Pak Hanif, dan beliau juga lagi melakukan kajian,' jelasnya.
Dia optimis bahwa hasil dari pembahasan ini akan menghasilkan solusi yang bermanfaat. 'Insyaallah dalam waktu dekat sudah selesai. Dan feeling saya sih insyaallah semuanya akan baik-baik saja,' tutup Bahlil, memberikan harapan bagi investor dan masyarakat setempat.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: