Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 20:11 WIB

Kemensos Aktifkan Kembali 106 Ribu Peserta BPJS PBI dengan Penyakit Kronis

Author

Kemensos Aktifkan Kembali 106 Ribu Peserta BPJS PBI dengan Penyakit Kronis

Kementerian Sosial (Kemensos) baru saja melakukan reaktivasi terhadap 106 ribu peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang mengalami penyakit kronis. Langkah ini diambil untuk menjamin kesinambungan layanan kesehatan bagi pasien dengan kondisi serius.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa reaktivasi ini berlangsung di gedung Kemensos di Jakarta Pusat. Menurut beliau, hal ini dilakukan untuk memastikan para pasien mendapatkan layanan yang mereka butuhkan.

Proses Reaktivasi yang Otomatis

Gus Ipul menyatakan bahwa reaktivasi ini dilakukan secara otomatis. "Yang pertama ini sudah otomatis aktif, jadi otomatis sudah direaktivasi," ujarnya.

Program ini direncanakan berlaku selama tiga bulan ke depan, di mana evaluasi akan dilakukan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan. "Selama 3 bulan ke depan, nanti hasilnya kita lihat apakah memenuhi syarat ya," tambahnya.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Pengecekan Kelayakan Peserta

Dalam proses ini, Kemensos berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pengecekan status penerima bantuan. Metode yang digunakan telah dirancang secara cermat untuk memastikan keakuratan data.

"Ini yang memang akan dipastikan lewat metode-metode yang sudah disiapkan," jelas Gus Ipul. Pengecekan akan berfokus pada pengidentifikasian penerima manfaat berdasarkan desil 1 hingga 10.

Langkah Strategis untuk Keberlanjutan Layanan Kesehatan

Kebijakan ini juga membuka opsi reaktivasi otomatis untuk sekitar 100 ribu peserta BPJS PBI yang nonaktif, khususnya mereka yang mengalami penyakit katastropik dan kronis. Ini adalah langkah krusial agar layanan kesehatan bagi pasien dengan penyakit serius tetap terjaga.

"Selain reaktivasi reguler, Kemensos membuka opsi untuk reaktivasi otomatis kepada 100 ribu PBI nonaktif yang menderita sakit kronis dan katastropik," ungkap Gus Ipul saat rapat di kompleks parlemen.

Berbagai penyakit seperti jantung, kanker, stroke, dan gagal ginjal menjadi fokus utama dalam program ini, karena membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU