Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 19:03 WIB

Danantara Rencanakan Pengurangan BUMN dari 1.043 Menjadi 300 Tanpa PHK

Author

Danantara Rencanakan Pengurangan BUMN dari 1.043 Menjadi 300 Tanpa PHK

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengumumkan rencana untuk memangkas jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.043 menjadi hanya 300 entitas.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Langkah ini diharapkan dapat dilakukan tanpa adanya pemangkasan hubungan kerja bagi karyawan yang terlibat.

Rencana Konsolidasi BUMN

Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa konsolidasi adalah langkah yang diperlukan. Pengurangan jumlah entitas menjadi 300 diharapkan dapat mempermudah pemantauan dan pengelolaan BUMN secara keseluruhan.

Dony menambahkan, 'Tapi kalau 300 kita sudah proses mapping itu jauh lebih mudah. Toh dari 300 kalau kita bagi by sector kita hanya masuk 16 saja.' Hal ini menunjukkan bahwa konsolidasi bisa meningkatkan fokus dan pengelolaan sumber daya dengan lebih sistematis.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dampak Terhadap Kinerja BUMN

Konsolidasi ini juga diyakini dapat berkontribusi positif terhadap kinerja finansial BUMN. Menurut Dony, efisiensi yang dicapai melalui pengurangan entitas diperkirakan akan mengurangi inefisiensi yang saat ini merugikan BUMN sekitar Rp 30 triliun setiap tahunnya.

Selain itu, dengan menutup anak usaha yang merugi, ada proyeksi tambahan keuangan senilai Rp 20 triliun bagi BUMN. 'Jadi konsolidasi dengan menutup anak cucu BUMN itu, kita dapat tambahan Rp 50 triliun,' ungkapnya, menyoroti potensi keuntungan dari perubahan ini.

Stabilitas Karyawan

Aspek penting dalam rencana ini adalah perlindungan terhadap karyawan yang mungkin terkena dampak dari konsolidasi. Dony menekankan bahwa pemangkasan hubungan kerja tidak akan terjadi dan semua karyawan akan dialokasikan ke perusahaan yang tetap beroperasi.

"Tapi tidak usah khawatir, tidak akan ada PHK karena akan konsolidasi dan karyawan ikut," jelasnya dalam acara Economic Outlook 2026 di Jakarta. Ini menunjukkan bahwa Danantara berkomitmen untuk menjaga stabilitas pekerjaan bagi karyawan di tengah perubahan yang mungkin menantang.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU