Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, menorehkan prestasi gemilang dengan mengalahkan pebulutangkis Thailand, Pornoicha Choeikeewong, di perempat final Badminton Asia Team Championships 2026.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Kemenangan tersebut membawa tim bulu tangkis Indonesia melangkah ke babak semifinal setelah berhasil mengungguli Thailand dengan skor 3-2.
Pertandingan Perempat Final yang Menegangkan
Pertandingan yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, China, berjalan cukup ketat bagi semua pemain. Sebelum Ester tampil, Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan Busanan Ongbamrungphan, memberikan tekanan awal bagi tim Indonesia.
Selanjutnya, pasangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, berhasil mengimbangi keadaan dengan mengalahkan Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan dalam dua gam langsung.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Meskipun Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi terhenti setelah melawan Pitchamon Opatniputh, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi kembali memberikan harapan baru dengan kemenangan atas ganda Thailand, Hathaithip Majid/Napapakorn Tungkasatan.
Kesiapan Menghadapi Semifinal
Dengan kemenangan ini, tim Merah Putih kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya di semifinal. Tim Korea Selatan, yang sudah memastikan tempat di semifinal setelah menang 3-0 atas Malaysia, akan menjadi lawan berat bagi Indonesia.
Pertandingan semifinal dipastikan akan menjadi momen menarik, dengan kedua tim berjuang demi tiket ke final. Tim Indonesia diharapkan memberikan performa terbaiknya saat menghadapi An Se Young dan rekan-rekannya.
Rasa percaya diri yang tinggi di antara para pemain Indonesia menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di semifinal.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: