Gim Roblox kini telah mengadopsi klasifikasi usia berdasarkan Indonesia Game Rating System (IGRS) untuk membantu pengguna memilih permainan yang sesuai dengan usia mereka.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Langkah ini memberikan kejelasan yang lebih baik bagi pemain ketika mencari konten yang aman dan sesuai.
Implementasi Klasifikasi Usia IGRS
Roblox mulai menerapkan dua klasifikasi usia dalam deskripsi permainan, dengan peringkat IGRS seperti 13+, 15+, dan 18+.
Selain itu, terdapat Label Content Maturity yang memberikan rincian lebih lanjut tentang konten, dengan kategori seperti Minimal, Mild, Moderate, dan Restricted.
Penggunaan label-label ini diharapkan membantu orang tua dan pemain dalam memilih permainan yang tepat, menjamin pengalaman bermain yang lebih aman.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Kolaborasi dengan IGRS dan Komitmen Regulasi
Matt Kaufmann, Chief Safety Officer Roblox, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen Roblox untuk mematuhi hukum lokal di seluruh negara operasionalnya.
Inisiatif ini mendukung penerapan standar global yang diakui oleh International Age Rating Coalition (IARC), sehingga kebijakan Roblox selaras dengan regulasi setempat.
Dengan adanya klasifikasi yang terpercaya ini, pengguna bisa merasa lebih nyaman memilih konten yang sesuai dengan usia.
Manfaat untuk Orang Tua dan Pengguna
Roblox juga menyediakan fitur kontrol orang tua yang memungkinkan mereka mengatur akses konten berdasarkan informasi dari Content Maturity Label.
Sonny Hendra Sudaryana, Pelaksana Tugas Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, menekankan bahwa adopsi IGRS memudahkan orang tua menentukan konten yang sesuai.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya perlindungan anak di ruang digital, memastikan permainan yang diakses cocok untuk usia dan perkembangan anak.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: