Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 16:00 WIB

Izin Konservasi Bandung Zoo Dibatalkan untuk Melindungi Satwa

Author

Izin Konservasi Bandung Zoo Dibatalkan untuk Melindungi Satwa

Kementerian Kehutanan mengambil langkah tegas dengan mencabut izin Lembaga Konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari, pengelola Bandung Zoo. Keputusan ini diambil untuk memastikan perlindungan satwa di kebun binatang tersebut.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Bandung juga melakukan pengamanan aset Barang Milik Daerah agar satwa tidak menjadi korban dari konflik administratif yang ada.

Pencabutan Izin dan Penegasan Kesejahteraan Satwa

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudiyatmoko mengatakan, pencabutan izin ini merupakan langkah penyelamatan satwa. Ia menekankan, "Negara tidak boleh membiarkan satwa menjadi korban dari persoalan administratif."

Melalui keputusan ini, Satyawan ingin mempertegas pentingnya kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan satwa. Dengan pencabutan izin ini, petugas kementerian bertanggung jawab untuk memastikan satwa di Bandung Zoo terlindungi semaksimal mungkin.

Keputusan ini juga berkonsekuensi pada pengalihan izin serta jaminan bahwa pengelolaan teknis satwa akan tetap berjalan. Satyawan mencatat, "Kementerian Kehutanan akan bertanggung jawab penuh terhadap perawatan dan penyelamatan seluruh satwa di Kebun Binatang Bandung dalam jangka waktu maksimal tiga bulan ke depan."

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Pengawasan Selama Masa Transisi

Kementerian Kehutanan menggarisbawahi pentingnya pengawasan ketat selama masa transisi di Bandung Zoo. Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan pakan dan kesehatan satwa yang harus tetap ada.

Satyawan menjelaskan bahwa departemen akan memberikan perhatian khusus untuk memastikan proses pengosongan manajemen lama berlangsung dengan baik. "Hingga ditemukan mitra pengelola baru yang lebih kompeten dan memenuhi standar internasional," tambahnya.

Selama pengelolaan teknis berada di tangan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, kementerian memastikan bahwa kesejahteraan satwa tetap terjaga meski ada persoalan administratif di tingkat daerah.

Kepentingan Konservasi di Atas Segala Hal

Satyawan menegaskan bahwa Bandung Zoo bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga aset konservasi yang sangat berharga bagi masyarakat Jawa Barat. "Satwa yang ada di dalamnya adalah amanah yang harus kita jaga bersama," tandasnya.

Meski ada sengketa kepemilikan lahan, Kementerian Kehutanan menjamin bahwa fungsi perlindungan satwa harus terus berjalan tanpa hambatan. Ini menunjukkan betapa pentingnya kesejahteraan satwa bagi kebijakan kementerian.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pun memberikan dukungan. Ia menegaskan, "Satwa tidak boleh menjadi korban konflik administratif atau kelembagaan." Farhan akan terus memastikan perlindungan satwa dengan pengawasan yang ketat.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU