Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 15:15 WIB

Kesehatan Penderita Hipertensi Selama Ramadan: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Kesehatan Penderita Hipertensi Selama Ramadan: Apa yang Perlu Diketahui?

Puasa Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang menghadapi hipertensi. Pertanyaannya, apakah puasa aman bagi penderita tekanan darah tinggi?

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Penelitian menunjukkan bahwa puasa bisa bermanfaat, namun juga membawa risiko. Memahami kedua sisi ini sangat penting untuk menjalani ibadah dengan aman.

Memahami Hipertensi dan Puasa

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, menjaga pola makan dan gaya hidup menjadi sangat penting bagi penderita hipertensi, terutama selama bulan Ramadan.

Dalam konteks puasa, perubahan pola makan dan asupan cairan yang terbatas dapat mempengaruhi tekanan darah. Keterbatasan ini berpotensi mempengaruhi hormon dan sistem kardiovaskular sedemikian rupa.

Beberapa ahli menyatakan bahwa puasa yang dilakukan dengan benar dapat membantu mengatur pola makan yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan individu.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Risiko dan Manfaat Puasa

Salah satu risiko utama puasa bagi penderita hipertensi adalah dehidrasi. Keterbatasan waktu untuk minum dapat menyebabkan kekurangan cairan yang dapat memicu lonjakan tekanan darah.

Di sisi lain, puasa bisa membantu menurunkan berat badan bagi beberapa orang, yang dapat berkontribusi pada pengurangan tekanan darah. Dr. Ahmad, seorang ahli gizi mengemukakan, 'Makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka harus kaya akan nutrisi untuk mendukung kesehatan.'

Penderita hipertensi juga disarankan memilih makanan yang tepat, seperti sayuran segar dan buah-buahan, serta menghindari konsumsi berlebihan pada makanan tinggi garam dan lemak.

Tips Puasa Aman untuk Penderita Hipertensi

Beberapa tips dapat membantu penderita hipertensi menjalani puasa dengan aman. Pertama, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum bulan Ramadan untuk mendapatkan saran medis yang tepat.

Kedua, pengaturan pola makan sangat krusial. Disarankan untuk mengonsumsi sahur yang seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, dan cukup cairan, serta menghindari makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Ketiga, tetap aktif dengan memperhatikan batasan fisik. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan dapat membantu menjaga kesehatan jantung tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU