Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 14:03 WIB

Transformasi Geografi: Memahami Perubahan pada Peta Global

Author

Transformasi Geografi: Memahami Perubahan pada Peta Global

Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan besar dalam geografi global telah mengakibatkan modifikasi signifikan pada peta yang ada. Peta ini mencerminkan munculnya wilayah baru dan hilangnya daerah yang sebelumnya dikenal.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Pergeseran ini menggambarkan dinamika sosial, politik, serta lingkungan yang terus berlangsung dan mempengaruhi cara kita memetakan dunia. Artikel ini akan membahas perbandingan antara peta lama dan modern serta wilayah yang mengalami transformasi.

Sejarah Peta Lama

Peta lama merupakan representasi geografis yang dibuat berdasarkan pengetahuan dan teknologi pada masanya. Peta-peta ini umumnya menunjukkan wilayah sesuai dengan pedoman navigasi dan kebijakan dari kekuatan politik pada saat itu.

Salah satu contoh peta ikonik adalah Peta Piri Reis yang dibuat pada abad ke-16, yang menggambarkan wilayah yang kini mungkin telah hilang dari pengetahuan modern. 'Pulau Atlantis' merupakan salah satu contoh yang sering muncul dalam berbagai peta kuno tetapi tidak ada dalam peta modern.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Perkembangan Peta Modern

Kemajuan teknologi telah memberikan dorongan besar dalam pembuatan peta modern yang semakin akurat dan detail. Saat ini, pemetaan memanfaatkan citra satelit dan sistem informasi geografis (SIG) yang memungkinkan penemuan wilayah baru.

Namun, sejarah dan perubahan lingkungan sering kali menyebabkan hilangnya batas wilayah yang telah ditetapkan. Contohnya, perubahan iklim berdampak pada perubahan peta pantai di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Wilayah yang Hilang dan Muncul

Secara global, banyak pulau kecil dan kawasan pesisir yang sebelumnya menjadi bagian dari peta tradisional kini telah menghilang. Pulau Binkley di Kanada, misalnya, telah lenyap akibat meningkatnya permukaan laut.

Sebaliknya, wilayah baru seperti Pulau Boniacs di lautan Pasifik kini diakui dalam peta modern. Hal ini mencerminkan bagaimana penciptaan pulau vulkanik baru dapat menambah wilayah yang ada dalam peta.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU