Air Terjun Niagara baru-baru ini menyuguhkan pemandangan langka dengan sebagian besar alirannya membeku karena cuaca ekstrem. Fenomena ini menarik perhatian wisatawan dan media dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Lapisan es yang terbentuk di sekitar air terjun menjadikannya objek visual yang luar biasa, memikat para pengunjung yang tertarik dengan keindahan alam.
Kondisi Cuaca Ekstrem di Sekitar Niagara Falls
Dalam beberapa minggu terakhir, daerah selatan Ontario, Kanada, telah merasakan suhu dingin yang ekstrem, berimbas langsung pada Air Terjun Niagara. Menurut Niagara Parks, 'ini menciptakan gundukan es besar di sekitar Air Terjun, terkadang setebal lebih dari 40 kaki, dan es yang menakjubkan di sepanjang tepiannya.'
Pembekuan terjadi ketika suhu berada di bawah titik beku dan terjadi interaksi antara kabut serta air yang mengalir deras. Fenomena ini memang bukan yang pertama kali, tetapi tetap saja menjadi pemandangan yang mengesankan.
Angela Berti, juru bicara Taman Negara Bagian Air Terjun Niagara, menegaskan, 'Kami masih belum sepenuhnya membeku, tetapi sungguh, di luar sana sangat dingin,' mencerminkan kondisi ekstrem yang dialami kedua sisi air terjun.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Dampak Pembekuan terhadap Keindahan Alam
Meskipun air terjun tidak sepenuhnya membeku, lapisan es yang terbentuk memberikan keindahan visual yang luar biasa. Menurut laporan WIVB-TV dari Buffalo, 'air terjun Niagara diselimuti lapisan es setelah suhu di bawah nol dan badai musim dingin yang melanda Amerika Serikat.'
Pemandangan ini menjadikan Niagara Falls semakin memesona, dengan suasana mistis yang dihasilkan oleh kabut beku. Foto-foto yang diambil menunjukkan uap yang muncul dari daerah yang diselimuti es, memberi nuansa magis.
Namun, Berti mengingatkan bahwa 'mustahil bagi air terjun untuk membeku sepenuhnya lagi,' dan bahwa es yang terlihat adalah hasil akumulasi dari sungai yang membuat tampaknya seolah-olah air terjun membeku.
Sejarah dan Catatan Pembekuan Air Terjun Niagara
Air Terjun Niagara memiliki sejarah pembekuan yang menarik, dengan catatan terakhir pembekuan sepenuhnya terjadi pada tahun 1938. Berti juga menambahkan bahwa tahun 1848 adalah momen puncak dari pembekuan yang luar biasa, ketika kedua sisi air terjun benar-benar membeku.
Salah satu yang mencegah pembekuan total saat ini adalah adanya penghalang es, alat yang dirancang untuk mengatur aliran dan mencegah terjadinya banjir. Pembekuan sebelumnya di tahun 1930-an juga terkait dengan tumpukan es di hulu sungai.
Dengan ketinggian antara 51 hingga 57 meter dan debit air sekitar 85.000 kaki kubik per detik, Air Terjun Niagara tetap menjadi salah satu keajaiban alam yang paling menakjubkan di dunia.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: