Perairan Atlantik Utara kembali memanas dengan kehadiran kapal induk Prancis, Charles de Gaulle, yang sedang dalam pelayaran menuju wilayah tersebut.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Langkah ini diambil terkait ketegangan yang semakin meningkat antara Amerika Serikat dan Eropa seputar isu Greenland.
Pengiriman Kapal Induk ke Atlantik Utara
Kementerian Pertahanan Prancis mengkonfirmasi bahwa Charles de Gaulle memulai pelayaran pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kapal induk ini diharapkan terlibat dalam latihan militer besar bernama Orion 26, melibatkan sekutu dan mitra regional.
Latihan ini diselenggarakan di perairan strategis yang penting untuk mempertahankan kepentingan Eropa dalam konteks geopolitis yang kompleks.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Pertemuan Pemimpin Eropa
Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan untuk bertemu dengan pemimpin Denmark dan Greenland di Paris pada Rabu mendatang.
Pertemuan ini berfokus pada merespons situasi yang berkembang di Greenland yang memiliki status otonomi.
Hubungan antara negara-negara Eropa semakin erat, khususnya setelah ancaman Amerika Serikat di bawah Donald Trump yang menyatakan niat untuk menguasai Greenland.
Ketegangan Geopolitik di Greenland
Greenland kini menjadi sorotan karena posisinya yang strategis antara Samudra Arktik dan Samudra Atlantik Utara.
Sumber yang mengerti situasi mengungkapkan bahwa kapal selam Rusia dari Armada Utara dan Baltik kerap melintasi perairan ini.
Pernyataan yang meragukan dari para pejabat tinggi AS mengenai komitmen terhadap aliansi internasional telah memperburuk ketegangan yang ada.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: