Selasa, 27 JANUARI 2026 • 15:15 WIB

Penurunan Harga Emas Antam di Tengah Lonjakan Global

Author

Penurunan Harga Emas Antam di Tengah Lonjakan Global

Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Kondisi ini menyudahi tren kenaikan harga selama tiga hari berturut-turut dengan harga emas satuan 1 gram kini dipatok sebesar Rp2.916.000.

Penurunan Harga Emas Antam

Pada hari ini, harga emas satuan 1 gram di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta tercatat Rp2.916.000 per batang, turun Rp1.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Penurunan harga ini menandai akhir dari kenaikan harga Antam yang telah terjadi selama tiga hari berturut-turut dengan total peningkatan sebesar Rp127.000 per gram.

Perkembangan Harga Buyback

Dalam perkembangan yang serupa, harga buyback emas Antam juga mengalami pelemahan, kini berada di level Rp2.749.000 per gram.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Penurunan sebesar Rp1.000 ini mencerminkan fakta bahwa harga emas Antam tidak hanya dipengaruhi oleh aspek global tetapi juga faktor lokal yang relevan.

Perbandingan dengan Harga Emas Global

Menariknya, penurunan harga emas Antam berbanding terbalik dengan tren harga emas global, yang pada hari ini meningkat 0,67% menjadi US$5.047,78 per troy ons.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas dunia juga mengalami kenaikan 0,64%, dengan puncaknya mencapai harga tertinggi sepanjang masa di level US$5.110,50 per troy ons.

Relevansi Kenaikan Emas Global

Peningkatan harga emas global ini menunjukkan adanya permintaan tinggi di pasar internasional, menjadi perhatian penting bagi para investor domestik.

Para analis menyebut bahwa meskipun emas Antam mengikuti tren global dalam jangka panjang, faktor-faktor lokal tetap berperan dalam fluktuasi harga yang terjadi.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU