Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membalas ancaman dari Imanuel Ebenezer, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, yang dikenal sebagai Noel. Dalam pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa integritasnya sebagai Bendahara Negara tidak akan terpengaruh oleh isu tersebut.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik korupsi, dengan mengatakan, 'Noel kan terima duit, gue mah enggak terima duit.' Pernyataan ini menegaskan posisinya yang bersih dari dugaan suap.
Pernyataan Purbaya tentang Ancaman dan Integritas
Purbaya mengungkapkan bahwa klaim Noel mengenai dirinya sangat membingungkan. Ia menekankan bahwa gaji yang diterimanya sudah lebih dari cukup dan menolak segala bentuk tindakan korupsi.
'Gaji gue gede di sini, cukup. Jadi saya nggak tahu kenapa Pak Noel ngomong seperti itu,' ujarnya, yang menunjukkan komitmennya terhadap reputasi dan kejujuran.
Ia juga menekankan bahwa terlibat dalam tindakan korupsi adalah hal yang sangat kecil kemungkinannya. 'Mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin terjadi,' tambahnya.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Konfrontasi antara Purbaya dan Noel
Klaim Noel yang menyebut Purbaya akan 'di-Noel-kan' muncul sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Noel mengatakannya sebagai peringatan, 'Pesan nih buat Pak Purbaya, nih. Hati-hati, Pak Purbaya.'
Noel juga menjelaskan bahwa tindakan Purbaya mengganggu 'pesta' para pelaku korupsi di pasar gelap. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang ancaman tersebut.
Keterlibatan Purbaya dalam menindak mafia baju bekas ilegal dianggap sebagai pemicu reaksi dari pihak-pihak yang merasa dirugikan.
Respon Purbaya terhadap Klaim Noel dan Komitmennya
Respon Purbaya terhadap ancaman Noel menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip transparansi. 'Begitu kita terima uang, saya terima uang, saya akan amat riskan posisinya,' jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjauhi korupsi untuk menjaga kedaulatan institusi. 'Saya hanya bertanggung jawab kepada presiden, yang lain saya nggak peduli,' tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Purbaya menunjukkan dedikasinya untuk menjaga kebersihan dari praktik korupsi dalam menjalankan tugasnya sebagai Bendahara Negara.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: