Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terkena dampak banjir dan longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Bantuan ini dikoordinasikan melalui Gudang Induk Bekasi untuk mempercepat penanganan situasi darurat yang terjadi.
Dampak Bencana di Kabupaten Bogor
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor sejak Jumat (23/1) menyebabkan Sungai meluap, menimbulkan banjir di sejumlah kecamatan dan longsor di 33 titik berbeda.
Data mencatat ketinggian air berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter. Dua desa utama yang paling terdampak adalah Cibunar dan Tamansari.
Kecamatan lain seperti Tenjo, Caringin, dan Cigombong juga mengalami longsor yang signifikan, sementara angin kencang telah mempengaruhi wilayah seperti Ciomas dan Gunung Putri.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Jumlah Korban dan Kerusakan yang Ditimbulkan
Bencana ini berdampak pada 1.485 jiwa warga, di mana 121 orang harus mengungsi karena kerusakan pada rumah mereka.
Dari total tersebut, 43 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 79 rumah rusak sedang dan 75 lainnya rusak ringan.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat bencana ini.
Bantuan dari Kementerian Sosial
Bantuan yang diterima oleh warga terdampak termasuk 500 paket makanan dan lauk siap saji serta perlengkapan seperti selimut, kasur, dan tenda.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan datang tepat waktu.
Gus Ipul mengungkapkan, "Upaya yang telah dilakukan mencakup asesmen dan kajian cepat terkait kebutuhan warga terdampak di masing-masing lokasi kejadian."
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: