Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 20:31 WIB

Penyelidikan Besar-besaran, Bareskrim Sita Dokumen Penting PT Dana Syariah Indonesia

Author

Penyelidikan Besar-besaran, Bareskrim Sita Dokumen Penting PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Polri telah melakukan penggeledahan di kantor PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dan menyita berbagai barang bukti penting, termasuk sertifikat dan dokumen elektronik.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Penggeledahan ini terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang merugikan masyarakat hingga Rp 2,4 triliun.

Proses Penggeledahan yang Mencolok

Penggeledahan dilakukan oleh Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim selama kurang lebih 16 jam. Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan bahwa tujuan utama penggeledahan adalah mengumpulkan alat bukti terkait dugaan penipuan dan penggelapan.

Proses ini dimulai pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 15.00 WIB dan berakhir pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 07.30 WIB. Selama rentang waktu tersebut, penyidik berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang berhubungan langsung dengan praktik ilegal di perusahaan.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam penggeledahan itu, Bareskrim menyita berbagai dokumen penting yang dapat dijadikan bukti dalam praktik penipuan. Barang bukti yang berhasil disita antara lain Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang menjadi agunan dari borrower yang mengalami kesulitan.

Brigjen Ade Safri menambahkan bahwa total nilai barang bukti yang disita mencapai Rp 2,4 triliun. Selain dokumen fisik, penyidik juga menemukan dan mengamankan berbagai data elektronik yang berkaitan dengan operasional dan transaksi di perusahaan tersebut.

Kedalaman Penyidikan Selanjutnya

Bareskrim Polri kini sedang mendalami hasil dari penggeledahan untuk mengungkap lebih lanjut konstruksi perkara dan siapa saja yang terlibat dalam dugaan penipuan di PT Dana Syariah Indonesia. Fokus penyidikan adalah untuk mengetahui bagaimana praktik penipuan tersebut berlangsung.

Hingga saat ini, pihak PT DSI belum memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan tersebut. Para penyidik berharap semua informasi dan barang bukti yang telah dikumpulkan akan membantu dalam kelanjutan penyelidikan.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU