Waktu memiliki dampak signifikan terhadap cara kita menyimpan dan mengingat pengalaman. Semakin lama kita menanti sesuatu, semakin banyak detail yang terukir dalam ingatan kita.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Peran Waktu dalam Memori
Waktu dapat memperkuat kenangan melalui pengulangan. Misalnya, semakin sering kita menceritakan suatu pengalaman, semakin kuat kenangan tersebut di dalam pikiran kita.
Penelitian menunjukkan bahwa waktu juga bisa memudarkan beberapa detail dari kenangan. Kenangan menjadi lebih samar ketika kita sudah lama tidak mengingatnya dan semakin sulit untuk diingat.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Psikologi di Balik Pengingatan
Ada teori yang menyatakan bahwa ingatan kita berfungsi seperti arsip. Setiap kali kita mengingat sesuatu, kita sesungguhnya mengubah detailnya, dengan waktu sebagai faktor yang memengaruhi proses tersebut.
Misalnya, stres pada waktu tertentu dapat memengaruhi cara otak kita merekam momen. Selain itu, emosi saat kita merenungkan masa lalu juga turut menentukan bagaimana kita mengingat.
Contoh Sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat jelas bagaimana waktu memengaruhi pengingat kita tentang momen penting. Seperti merayakan ulang tahun atau pernikahan, detail-detail tersebut sering kali diingat secara kolektif.
Contoh lain terlihat saat kita melakukan perjalanan. Kenangan perjalanan yang telah berlalu sering memudar, namun bisa kembali segar saat kita melihat foto atau mendengar lagu yang sama, seolah-olah baru saja terjadi.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: