Kamis, 22 JANUARI 2026 • 18:59 WIB

Perdagangan Daging Sapi Kembali Bergeliat Usai Diskusi dengan Pemerintah

Author

Perdagangan Daging Sapi Kembali Bergeliat Usai Diskusi dengan Pemerintah

Pelaku usaha daging sapi di Indonesia tampak optimis untuk melanjutkan kegiatan jualannya setelah dialog yang produktif dengan pihak pemerintah. Hal ini dikhususkan untuk mengatasi mogok jualan yang terjadi di berbagai pasar akibat lonjakan harga sapi hidup.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Dewan Perwakilan Pelaku Usaha, termasuk Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), mengusulkan penguncian harga sapi hidup di Rp55.000 untuk meringankan beban pedagang dan menjaga kestabilan harga menjelang bulan Ramadan.

Dialog Antara Pelaku Usaha dan Kementerian

Asnawi, Ketua Umum JAPPDI, menjelaskan pentingnya komunikasi antara pedagang dan kementerian. "Jadi Pak Agung sama saya dekat, sudah lama kenal, kenal dekat lah, sebagai Dirjen PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan). Jadi kita bicara lah," jelasnya.

Usulan untuk mengunci harga sapi hidup dianggap sebagai solusi untuk mencegah lonjakan biaya mendadak. Pelaku usaha berharap penguncian harga dapat membantu mereka dalam menghitung lebih akurat biaya operasional harian.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Pengaruh Harga terhadap Perdagangan

Saat berbicara mengenai kesepakatan dengan kementerian, Asnawi menyatakan, "Kalau dari pembicaraan yang udah saya lakukan, pihak dari pihak kementerian sepakat untuk mengunci." Ini berarti pedagang tidak perlu lagi khawatir menghadapi perubahan harga yang mendadak.

Rincian biaya operasional menunjukkan bahwa harga di tingkat jagal sudah mendekati batas yang diterima oleh pedagang. Kenaikan kecil di hulu dapat langsung menambah beban biaya di tingkat eceran, menunjukkan pentingnya penetapan harga yang stabil.

Koordinasi antara Berbagai Pihak

Asnawi juga menegaskan tentang pentingnya koordinasi antarinstansi untuk memastikan kebijakan penguncian harga terlaksana dengan baik. "Jadi ini sekarang mau rapat nih, abis ashar, langsung rapat lagi dengan pihak kementerian, feedlot, dan para importir," ungkapnya.

Rapat tersebut dijadwalkan untuk membahas keputusan akhir mengenai penguncian harga, yang dianggap vital untuk menjaga kestabilan pasar menjelang periode konsumsi yang tinggi.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU