Kamis, 22 JANUARI 2026 • 13:13 WIB

Transformasi Pasar Ponsel: Tren dan Tantangan Menuju 2026

Author

Transformasi Pasar Ponsel: Tren dan Tantangan Menuju 2026

Industri ponsel global sedang menghadapi perubahan signifikan menjelang tahun 2026 dengan berbagai tantangan yang ada di dalamnya. Kenaikan harga komponen menjadi salah satu faktor yang ditakutkan akan menekan daya beli konsumen.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Proyek yang ada menunjukkan pasar ponsel tradisional akan menyusut sekitar 5%, sementara perangkat inovatif seperti ponsel lipat diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan dalam waktu dekat.

Dampak Kelangkaan Chip terhadap Industri Ponsel

Salah satu tantangan terbesar adalah kelangkaan chip yang menyebabkan peningkatan harga komponen ponsel. Analis memperkirakan harga ritel ponsel bisa melonjak hingga 20%, menimbulkan kekhawatiran tentang daya beli konsumen.

Menurut riset dari IDC, pengapalan ponsel non-lipat diproyeksikan akan menurun sebesar 1,4% di tahun 2026. Penurunan ini merupakan indikasi bahwa pasar ponsel konvensional semakin tertekan dan membutuhkan inovasi yang lebih signifikan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Peningkatan Minat terhadap HP Lipat

Sementara ponsel konvensional mengalami kemunduran, ponsel lipat justru diprediksi akan tumbuh pesat sekitar 29,7% pada tahun 2026. Laporan dari IDC menunjukkan bahwa peluncuran model-model baru seperti iPhone lipat dan Samsung Galaxy Z TriFold bakal menjadi pemicu utama kenaikan ini.

Nabila Popal, direktur riset senior IDC, menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang menarik untuk kategori ponsel lipat. Inovasi dari vendor-vendor besar seperti Samsung dan Huawei diharapkan dapat menarik perhatian banyak konsumen yang mencari keunikan.

Dominasi Sistem Operasi dalam Pasar HP Lipat

Sistem operasi Android diproyeksikan akan memimpin pasar ponsel lipat dengan porsi 61% pada tahun 2026. Selain itu, Apple diperkirakan akan menguasai 22% dan HarmonyOS Next menyusul dengan 17%.

Francisco Jeronimo dari IDC menilai bahwa kehadiran Apple di pasar ponsel lipat akan meningkatkan minat konsumen terhadap kategori baru ini. Dengan langkah tersebut, diharapkan ponsel lipat dapat memberikan nilai tambah bagi berbagai vendor yang terlibat.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU