Rabu, 21 JANUARI 2026 • 10:55 WIB

BGN Akan Angkat 32 Ribu Pegawai Dapur Menjadi ASN pada 2026

Author

BGN Akan Angkat 32 Ribu Pegawai Dapur Menjadi ASN pada 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengangkat 32 ribu pegawai dapur makan bergizi gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 1 Februari 2026.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa rekrutmen ini telah melalui tahapan pendaftaran dan seleksi berbasis komputer.

Proses Rekrutmen yang Telah Dilalui

Dadan Hindayana menjelaskan bahwa seleksi untuk pegawai dapur ini melibatkan berbagai tahapan, di mana 31.250 dari total pegawai akan menjabat sebagai kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Rekrutmen ini ditargetkan untuk lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia dengan tujuan memperkuat layanan gizi di daerah.

''31.250 itu khusus, itu adalah seluruh kepala SPPG yang dididik melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia,'' jelas Dadan, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Perincian Formasi dan Tahapan Seleksi

Formasi yang tersedia tidak hanya untuk kepala SPPG, tetapi juga mencakup posisi akuntan dan tenaga gizi, dengan masing-masing kuota 375 orang.

Peserta yang berhasil lolos seleksi kini dalam tahap administrasi lanjutan, di mana mereka diwajibkan untuk mengisi daftar riwayat hidup dan mengusulkan Nomor Induk PPPK.

''Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK, sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK mulai tanggal 1 Februari 2026,'' tambah Dadan.

Rencana Rekrutmen Selanjutnya

BGN telah merencanakan tahapan rekrutmen lanjutan untuk memenuhi kebutuhan SDM SPPG di seluruh Indonesia dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

''Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk melakukan seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat,'' ungkap Dadan, menegaskan pentingnya rencana terstruktur ini.

Untuk tahapan berikutnya, BGN berencana membuka seleksi secara umum dengan formasi sekitar 32 ribu orang di setiap tahap, bertujuan untuk memperkuat operasional SPPG di daerah.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU