Super flu, terutama virus H3N2, menunjukkan kemampuannya untuk menghindari antibodi dan membawa viral load yang sangat tinggi. Hal ini menjadikan infeksi tersebut lebih sulit ditangani oleh sistem imun tubuh.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Sebagai hasilnya, pasien yang sebelumnya terjangkit flu biasa dapat mengalami gejala yang lebih parah saat terinfeksi super flu. Dokter spesialis paru, dr. Brigitta Devi Anindita Hapsari, Sp.P(K), menjelaskan bahwa super flu berbeda dari influenza musiman biasa.
Tubuh tidak selalu lebih kebal setelah mengalami flu
Ketika terinfeksi flu, tubuh biasanya akan membentuk antibodi sebagai bagian dari pertahanan alami. Antibodi ini membantu dalam mengenali dan melawan virus saat ada paparan ulang.
Namun, pada infeksi influenza biasa, mekanisme ini sering kali cukup untuk meredakan gejala. Sayangnya, super flu dengan virus H3N2 membuat perlindungan imun tidak berfungsi dengan baik.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Super flu mampu menghindari antibodi lama
Virus H3N2 dikenal memiliki kemampuan unik untuk mengelak dari antibodi yang terbentuk akibat infeksi sebelumnya. Hal ini mengakibatkan tubuh merespons seolah-olah terpapar virus baru, yang memperlambat respons imun pada fase awal.
Dokter Brigitta menekankan bahwa akibatnya, sistem imun harus bekerja lebih keras melawan super flu, yang meningkatkan kemungkinan munculnya gejala lebih berat.
Dampak lebih berat pada pasien komorbid dan pentingnya vaksin
Pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid memiliki risiko lebih tinggi mengalami dampak serius dari super flu. Sistem imun mereka biasanya dalam keadaan lebih lemah, sehingga lebih rentan terhadap infeksi berat.
Vaksin influenza, meskipun tidak selalu mencegah infeksi super flu, berfungsi melatih sistem imun untuk mengenali dan merespons lebih cepat, membantu mengurangi risiko gejala berat dan kematian.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: