Valentino Rossi telah melayangkan gugatan terhadap Ambra Arpino, kekasih ayahnya, Graziano Rossi. Hal ini terjadi setelah Valentino mencurigai adanya penarikan uang yang tidak sah dari rekening ayahnya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Perselisihan ini muncul ketika Valentino, sebagai wali harta ayahnya, menemukan sekitar 200.000 euro hilang dari rekening Graziano, yang telah menimbulkan ketegangan dalam keluarga.
Latar Belakang Gugatan
Gugatan ini merupakan kelanjutan dari masalah kesehatan Graziano pada tahun 2024, ketika Valentino diminta untuk menjadi wali. Melalui pemeriksaan medis, permohonan tersebut disetujui, namun pada tahun berikutnya Graziano meminta pembatalan tugas tersebut.
Hakim Davide Storti dari pengadilan Pesaro pun terlibat, menandakan adanya ketidaksepakatan yang mendalam antara Graziano dan Valentino. Graziano mengklaim, dia tidak setuju dengan keputusan yang diambil saat itu dan merasa terasing.
Valentino kini mengajukan gugatan terhadap Ambra Arpino, yang diduga telah mencuri sejumlah uang besar dari rekening Graziano yang sudah berusia 71 tahun.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Penyelidikan Hukum dan Psikiater Terlibat
Jaksa Penuntut Umum Pesaro, Irene Lilliu, telah memulai penyelidikan untuk mengecek kondisi kesehatan Graziano. Prof. Luca Cimino, psikiater yang ditunjuk, melaporkan bahwa Graziano dalam keadaan sehat dan bisa mengurus dirinya sendiri.
Walaupun demikian, pemerintah masih berupaya untuk mengungkap aliran uang dari rekening Graziano dalam 12 tahun terakhir. Beberapa transfer dicurigai terkait pinjaman dan pengeluaran yang tidak jelas.
Valentino menemukan masalah dalam pengelolaan rekening tersebut, yang telah menyeret kasus ini ke ranah hukum, melibatkan pihak kepolisian dan lembaga terkait.
Reaksi Keluarga dan Tanggapan Pihak Terkait
Dalam kolomnya di Corriere della Sera, Valentino menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi ayahnya dan merasa terasing. Ia mengungkapkan, 'Rasanya seperti saya tidak punya ayah lagi.'
Di sisi lain, Graziano merasa ia tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan penting dalam hidupnya. Beliau berharap agar Valentino mau mendekatinya dan menjembatani jarak di antara mereka, menyatakan, 'Saya berharap Valentino akan mendekati saya dan menjembatani jarak ini.'
Ambra Arpino membela diri dengan mengatakan bahwa dia merasa tersakiti oleh tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Ia menyatakan, 'Saya merasa tertekan karena semua ini, tetapi saya tidak takut dengan hasil penyelidikan yang berlangsung.'
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: