Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 12:09 WIB

Kembali ke Australian Open 2026, Roger Federer Rasakan Gugup yang Dalam

Author

Kembali ke Australian Open 2026, Roger Federer Rasakan Gugup yang Dalam

Roger Federer, sang legenda tenis dari Swiss, mengungkapkan perasaannya menjelang kepulangannya ke Australian Open 2026. Dalam wawancara pra-acara, ia mengekspresikan rasa gugupnya menjelang upacara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Di usia 44 tahun, Federer akan berpartisipasi dalam acara bersejarah dengan mantan pemain peringkat satu dunia lainnya, dan ini juga menjadi ajang perpisahan bagi para penggemar yang ingin menyampaikan ucapan selamat tinggal.

Momen Penting dalam Karir Roger Federer

Roger Federer merasakan ketegangan sebelum tampil di Australian Open 2026. "Saya sedikit gugup," ungkap Federer saat menyapa wartawan, menggarisbawahi momen spesial ini.

Pengalaman ini menjadi penting bagi Federer, yang jarang melakukan konferensi pers sebelum pertandingan. "Sejujurnya, saya sudah tidak lagi melakukan konferensi pers seperti ini," tambahnya.

Federer akan berbagi panggung dengan Pat Rafter, Andre Agassi, dan Lleyton Hewitt, membuat acara pembuka menjadi salah satu momen berkesan bagi penggemar tenis.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kembali ke Lapangan Besar

Acara ini merupakan kesempatan emas bagi penggemar untuk mengucapkan terima kasih kepada Federer, yang tidak pernah secara resmi berpamitan di Melbourne Park. "Saya merasa senang bisa membuka perban dan tampil di lapangan besar seperti di Rod Laver Arena ini," jelasnya.

Federer menambahkan, "Saya keluar karena terlalu mudah dan nyaman untuk tinggal di rumah dan mengatakan saya tidak perlu melakukannya."

Bersama Lleyton Hewitt, yang juga temannya, serta Pat Rafter dan Andre Agassi, Federer mengungkapkan kebahagiaan saat tampil di panggung tersebut. "Dia adalah salah satu pemain favorit saya… Berada bersama mereka akan membuat saya merasa lebih baik juga," tuturnya.

Refleksi atas Karir yang Gemilang

Sebagai ayah dari empat anak, Federer merenungkan perjalanan karirnya dengan penuh emosi. Dalam refleksinya, ia mengingat final Australian Open 2017 melawan Rafael Nadal, sebuah pertandingan yang istimewa baginya setelah lama absen karena cedera.

"Rasanya seperti mimpi… dan kemudian saya pikir berhasil ke final menjadikan itu salah satu final paling istimewa yang pernah saya alami," ungkapnya.

Federer menegaskan bahwa pensiun dari tenis adalah keputusan tepat setelah mengalami berbagai cedera. "Saya benar-benar siap untuk pensiun, jadi ketika itu terjadi, itu melegakan," katanya, menyoroti pengalaman dan pencapaian yang diraihnya.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU