BYD, pabrikan kendaraan listrik terkemuka asal China, sedang merintis pengembangan teknologi kendaraan listrik dengan membangun sirkuit all-terrain di Tiongkok. Setelah sukses dengan sirkuit di Zhengzhou, mereka kini mengincar Hefei dan Shaoxing sebagai lokasi fasilitas baru.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Sirkuit ini dirancang untuk menguji kemampuan kendaraan dalam berbagai medan yang ekstrem. Pengembangan ini mencerminkan komitmen BYD terhadap inovasi dan keberlanjutan dalam industri otomotif.
Pembangunan Sirkuit All-Terrain
Sirkuit all-terrain BYD di Shaoxing menjadi sorotan dengan area seluas 2.000 hektar yang berada di ketinggian 500 meter. Ini dirancang untuk menghadirkan berbagai jenis medan yang menantang, memungkinkan pengujian kemampuan traksi dan manajemen energi kendaraan listrik.
Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan, 'Pendekatan ini mencerminkan kekuatan vertical integration BYD dalam menghadirkan teknologi yang konsisten, aman, dan dapat diandalkan.'
Fasilitas ini tidak hanya menawarkan peluang pengujian yang unik, tetapi juga menunjang inovasi produk BYD untuk pasar global, termasuk Indonesia. Hal ini semakin memperkuat posisi BYD dalam pengembangan teknologi kendaraan energi baru.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Komitmen terhadap Inovasi
Keberadaan sirkuit ini menunjukkan dedikasi BYD dalam menciptakan kendaraan yang tidak hanya memenuhi standar performa tinggi, tetapi juga ramah lingkungan. Dalam proses pengembangannya, BYD berupaya beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan yang ada di Indonesia.
Zhao menekankan, 'Teknologi yang ditampilkan juga dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga relevan untuk pasar seperti Indonesia.' Ini menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap karakteristik geografis negara tersebut.
Menyusul sukses di Tiongkok, BYD berencana untuk menerapkan hasil pengujian di Indonesia, melanjutkan langkah inovasi yang berkelanjutan.
Misi Pengembangan Motorsport
Sebagai bagian dari pengembangan budaya otomotif, BYD bekerja sama dengan Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) untuk meluncurkan 'Skema Lintasan Baru'. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada publik.
Guojun Zhan, Presiden CAMF, menyatakan, 'Sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV Tiongkok dan membentuk kembali budaya otomotif Tiongkok.' Inisiatif ini juga menargetkan untuk melatih 100 pembalap profesional.
Target program ini adalah untuk menjangkau satu juta orang, menciptakan peluang bagi motorsport berbasis kendaraan listrik untuk berkembang secara terstruktur dan terencana.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: