Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebutkan bahwa peluang untuk menurunkan skuad terbaik di Piala AFF 2026 sangat kecil, khususnya untuk beberapa pemain kunci. Dalam ajang yang berlangsung Juli-Agustus mendatang, ketidakadaan FIFA Matchday membuat klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemain.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Situasi ini menyebabkan tantangan signifikan bagi Herdman, terutama bagi pemain yang berkompetisi di liga Eropa seperti Kevin Diks, Emil Audero, dan Jay Idzes. Herdman percaya bahwa meski dengan kendala ini, skuad yang ada tetap memiliki peluang.
Tantangan Pemanggilan Pemain
Herdman menyampaikan pentingnya untuk memahami situasi yang dihadapi oleh Timnas Indonesia. "Tidak ada FIFA window, jadi pemain-pemain yang bermain di Serie A [Jay Idzes dan Emil Audero] atau Bundesliga [Kevin Diks] kemungkinan tidak bisa bergabung," ujarnya.
Keterbatasan ini tentunya mempengaruhi kesiapan skuad menjelang kompetisi Piala AFF. Tim harus mempersiapkan diri dengan kondisi yang mungkin tidak ideal dan waktu persiapan yang terbatas.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Kondisi Tim Menjelang Piala AFF
Herdman menekankan bahwa persaingan di Piala AFF akan sangat kompetitif, dengan semua tim berada pada level yang sama. "Artinya, semua tim akan bermain di level yang sama," tuturnya, menunjukkan betapa pentingnya komitmen setiap pemain.
Sekaligus, kompetisi di Eropa dimulai tepat saat Piala AFF berlangsung, sehingga klub-klub Eropa mungkin tidak akan melepas pemain mereka. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi Herdman dalam menyusun strategi tim.
Harapan Timnas Indonesia
Meski ada kendala dalam skuad, Herdman tetap optimis akan peluang Indonesia di Piala AFF 2026. "Kami ingin mengambil kesempatan itu untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi di Piala AFF," katanya penuh semangat.
Harapan ini mencerminkan semangat juang yang tinggi dari tim, di tengah berbagai tantangan. Dukungan dari publik menjadi faktor penting untuk mendorong semangat tim dalam menghadapi kompetisi.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: