Kamis, 15 JANUARI 2026 • 11:00 WIB

Iran Batasi Penerbangan, Situasi Kian Memanas

Author

Iran Batasi Penerbangan, Situasi Kian Memanas

Iran telah menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan, kecuali yang memiliki izin resmi. Kebijakan ini berlaku hingga 15 Januari dan muncul di tengah ketegangan yang meningkat baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Ketegangan ini dipicu oleh protes anti-pemerintah yang meluas, serta situasi yang semakin tidak stabil di negara tersebut.

Detail Penutupan Wilayah Udara

Pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan Iran menyatakan bahwa seluruh penerbangan ke dan dari negara tersebut akan dihentikan. Kecuali penerbangan sipil internasional yang telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.

Kebijakan ini menunjukkan reaksi terhadap situasi yang semakin tidak kondusif, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut mengenai alasan teknis di balik penutupan ini.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Reaksi Internasional Terhadap Ketegangan di Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan bahwa ia telah menerima informasi mengenai penghentian eksekusi para pengunjuk rasa di Iran. Ia juga menyatakan bahwa Washington akan memantau perkembangan di Iran dengan cermat.

Trump memperingatkan bahwa 'tindakan yang sangat kuat' mungkin diambil jika eksekusi dilanjutkan, meskipun belum ada penjelasan yang lebih rinci mengenai langkah-langkah tersebut.

Tuduhan dan Respon Dalam Negeri

Otoritas Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berperan sebagai pendukung kerusuhan yang terjadi. Tuduhan ini dibantah oleh negara-negara Barat, yang menganggap klaim tersebut tidak berdasar.

Di lain pihak, kelompok hak asasi manusia melaporkan ribuan korban tewas dan terluka sejak protes dimulai pada akhir Desember. Peningkatan kekerasan dan penindakan oleh otoritas turut memperburuk situasi.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU