Minggu, 11 JANUARI 2026 • 22:26 WIB

Kekalahan Persija: Pelatih Soroti Performa Wasit dan Strategi Pertahanan Persib

Author

Kekalahan Persija: Pelatih Soroti Performa Wasit dan Strategi Pertahanan Persib

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja wasit dalam laga melawan Persib Bandung, di mana timnya mengalami kekalahan tipis 0-1.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Meski menguasai penguasaan bola, Persija tidak bisa meraih kemenangan, sementara gol tunggal dari Beckham Putera pada menit kelima menjadi penentu pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pertandingan dan Statistik

Laga antara Persija dan Persib berjalan dengan tensi tinggi, di mana Persija mencatatkan penguasaan bola hingga 57 persen, berbanding 43 persen milik Persib. Meskipun menguasai permainan, Persija menghadapi kesulitan dalam mencetak gol, salah satunya berkat performa cemerlang kiper Teja Paku Alam.

Kekalahan Persija juga diperparah oleh kartu merah yang diterima Bruno Tubarao pada menit ke-53. Kerugian jumlah pemain ini membuat Persija semakin sulit menembus pertahanan lawan.

Strategi pertahanan yang diterapkan oleh Persib, yang dilatih oleh Bojan Hodak, terbukti efektif dalam meredam serangan dari tim Macan Kemayoran.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Keluhan Terkait Wasit

Setelah pertandingan, Mauricio Souza tidak bisa menahan kekecewaannya terhadap wasit Ko Hyung-jin dari Korea Selatan. Ia mengeluhkan sejumlah keputusan wasit yang dianggap menguntungkan lawan, serta kurangnya waktu tambahan yang diberikan.

Souza menilai bahwa dengan banyaknya henti dalam permainan, seharusnya Persija mendapatkan kesempatan lebih untuk menekan dan menciptakan peluang. "Waktu tambahan yang diberikan terasa minim," keluhnya.

Keluhan Souza menunjukkan frustrasi yang dirasakan oleh banyak pelatih saat keputusan wasit tidak sesuai harapan. Dia menekankan pentingnya konsistensi dalam keputusan yang diambil.

Dampak Kekalahan

Kekalahan ini menggeser posisi Persija ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 35 poin, sementara Persib kini memimpin klasemen dengan 38 poin. Posisi ini menunjukkan pentingnya setiap pertandingan dalam memperjuangkan gelar.

Merespons hasil buruk ini, Souza berfokus pada evaluasi dan perbaikan tim sebelum pertandingan mendatang. Ia menyadari pentingnya memberikan yang terbaik meski ada tantangan dalam pertandingan.

Sebagai pelatih, Souza tetap optimis dan berkomitmen untuk menemukan solusi agar tim bisa meraih hasil yang lebih baik di sisa kompetisi.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU