Minggu, 11 JANUARI 2026 • 20:00 WIB

Tingginya Harga Tiket Pesawat ke Aceh Menjadi Kendala bagi Relawan Kemenkes

Author

Tingginya Harga Tiket Pesawat ke Aceh Menjadi Kendala bagi Relawan Kemenkes

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai tingginya harga tiket pesawat menuju Aceh. Hal ini membuat relawan Kemenkes terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih murah, meski berisiko menimbulkan kebingungan.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Dalam rapat yang berlangsung di Banda Aceh, ia mencatat bahwa tiket dapat dijual hingga Rp 3 juta, sehingga relawan terkadang harus transit di Malaysia. Situasi ini berujung pada salah pengertian di masyarakat mengenai identitas relawan Kemenkes.

Tingginya Biaya Tiket Pesawat

Dalam rapat tersebut, Budi menjelaskan bahwa harga tiket pesawat menuju Aceh berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Ia menyatakan, "Karena kita, yang penting jalan kan, kita kirim lewat Malaysia, karena murah tuh kirim lewat Malaysia."

Dengan harga tiket yang selangit, banyak relawan Kemenkes yang memilih untuk transit di Malaysia demi biaya yang lebih terjangkau. Namun, langkah ini menyebabkan masalah lain, terutama berkaitan dengan identitas mereka ketika memasuki Aceh.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Bingungnya Identitas Relawan

Budi menyoroti situasi yang menyebabkan relawan Kemenkes yang tiba dari Malaysia tidak dikenal sebagai relawan Indonesia. Ia mencatat, "Masuk tuh relawan Kemenkes tuh 400 dari Malaysia dengan baju biru-biru kayak gini, keluar di IG, 'alhamdulillah relawan kesehatan Malaysia datang'."

Identitas yang membingungkan ini dapat merugikan citra relawan Indonesia di lapangan. Menurut Budi, hal tersebut tidak hanya menciptakan kesalahpahaman tetapi juga mengurangi efektivitas respon relawan terhadap bencana.

Permintaan Dukungan untuk Relawan Kemenkes

Menanggapi isu ini, Budi meminta agar pihak terkait dapat memberikan dukungan dalam bentuk tiket pesawat dengan harga khusus untuk relawan Kemenkes. "Jadi itu permintaan pertama kita, kalau bisa kita harganya jangan terlalu jauh dengan yang lewat Malaysia," ujarnya.

Dia juga menambahkan pentingnya relawan membawa perbekalan yang memerlukan biaya tambahan dalam pengiriman. "Padahal kita butuh 700-800 kita kirim per 2 minggu untuk bantu teman-teman tenaga kesehatan Aceh, terutama di pos pengungsian dan desa terpencil," jelasnya.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU