Samsung menggarisbawahi pentingnya keamanan dan privasi dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di CES 2026 yang berlangsung di Las Vegas.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Diskusi menarik perhatian tersebut mengisyaratkan bahwa tanpa aspek ini, membangun kepercayaan pengguna terhadap AI akan menjadi tugas yang sulit.
Transparansi dalam Penggunaannya
Saat ini, AI telah menjadi bagian integral dari banyak perangkat, seperti smartphone dan peralatan rumah pintar. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting tentang bagaimana data pengguna dikelola.
Transparansi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan, karena pengguna perlu tahu apakah AI bekerja di perangkat mereka atau melalui cloud.
CEO Open Machine, Allie K. Miller, menegaskan, "Ketika berbicara tentang AI, pengguna menginginkan transparansi dan kontrol. Visibilitas seperti ini membangun rasa percaya."
Pendekatan yang dikenal sebagai trust by design AI berfokus pada merancang keamanan dan privasi dari awal pengembangan produk, bukan menambahkannya kemudian.
Peran On-Device AI
Samsung memfokuskan perhatian pada pentingnya on-device AI, di mana pengolahan data dilakukan langsung di perangkat untuk mengurangi pengiriman data pribadi tanpa keperluan yang jelas.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Walaupun cloud tetap berfungsi dalam situasi tertentu, pengguna harus diberikan jaminan mengenai pemahaman dan pengendalian atas proses tersebut.
Pendekatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kenyamanan penggunaan teknologi AI dengan perlindungan privasi yang memadai.
Dengan sistem ini, diharapkan AI bisa beroperasi secara efektif sambil tetap mementingkan privasi pengguna.
Keamanan Melalui Samsung Knox dan Kepercayaan dalam AI
Dengan banyaknya perangkat yang menggunakan teknologi AI, pendekatan keamanan perlu berkembang, dan di sinilah Samsung Knox berperan penting.
Platform keamanan ini melindungi perangkat pada tingkat chipset dan mendorong sistem saling memantau dalam ekosistem dengan Knox Matrix.
Sekretaris Jenderal Platform AI Samsung, Shin Baik, menyatakan, "Kepercayaan terhadap AI dimulai dari keamanan yang terbukti, bukan sekadar janji."
Diskusi mengenai keamanan dan privasi menjadi hal yang sangat penting dalam presentasi Samsung di CES 2026, dengan tujuan untuk membangun kepercayaan publik terhadap teknologi AI.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: