Jumat, 09 JANUARI 2026 • 17:00 WIB

PBB Menyikapi Ketidakhadiran AS di Banyak Organisasi Internasional

Author

PBB Menyikapi Ketidakhadiran AS di Banyak Organisasi Internasional

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, angkat bicara setelah Amerika Serikat resmi menarik diri dari sejumlah organisasi internasional. Langkah ini melibatkan 35 organisasi non-pemerintah dan 31 badan PBB yang telah beroperasi.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Tanggapan Resmi PBB atas Penarikan AS

Dari pernyataan resmi, juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengungkapkan penyesalan atas keputusan yang diambil oleh Gedung Putih. Ia menyatakan, "Sekretaris Jenderal menyesalkan pengumuman yang disampaikan oleh Gedung Putih terkait keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari sejumlah entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa."

Dujarric menegaskan bahwa setiap negara anggota, termasuk AS, memiliki kewajiban hukum untuk menyokong anggaran PBB. "Sebagaimana telah secara konsisten kami tegaskan, kontribusi wajib terhadap anggaran reguler PBB dan anggaran pemeliharaan perdamaian merupakan kewajiban hukum berdasarkan Piagam PBB bagi seluruh Negara Anggota, termasuk Amerika Serikat."

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai

Alasan Penarikan oleh Gedung Putih

Presiden Trump menandatangani dekrit yang resmi menarik AS dari beberapa organisasi internasional. Gedung Putih menyatakan bahwa keanggotaan AS di lembaga-lembaga tersebut tidak sejalan dengan kepentingan nasional Amerika.

Menurut mereka, banyak organisasi itu dianggap mendorong kebijakan yang ekstrem dalam isu-isu lingkungan, serta agenda ideologis yang berlawanan dengan kedaulatan AS. Mereka mengungkapkan, "Penarikan diri ini akan mengakhiri pendanaan dan keterlibatan pembayar pajak Amerika dalam entitas yang mengedepankan agenda globalis di atas prioritas AS."

Dampak terhadap Operasional PBB dan Tanggung Jawab Global

Meski penarikan berlangsung, Dujarric menegaskan bahwa semua entitas PBB akan tetap menjalankan mandat yang telah diberikan oleh negara anggota. Ia menambahkan, "Kami akan terus melaksanakan mandat kami dengan penuh keteguhan."

Dujarric juga menyoroti tanggung jawab PBB untuk tetap memberikan hasil bagi semua pihak yang bergantung pada organisasi ini. Di antara badan-badan PBB yang terdampak penarikan adalah Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik, serta Pusat Perdagangan Internasional.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU