Menggunakan powerbank di mobil sering dianggap solusi praktis untuk mengisi daya ponsel saat berkendara. Namun, faktanya, tindakan ini bisa membawa sejumlah risiko bagi kesehatan baterai ponsel yang mungkin belum banyak disadari.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Baterai lithium-ion yang lazim digunakan pada ponsel dapat rentan terhadap kondisi pengisian yang salah. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan ini.
Mengapa Powerbank di Mobil Berisiko?
Satu faktor utama yang membuat pengisian daya dengan powerbank di mobil berisiko adalah suhu. Suhu ekstrem, baik yang terlalu panas maupun terlalu dingin, dapat mempengaruhi performa baterai ponsel.
Ketika mobil diparkir di bawah sinar matahari, suhu dalam kabin bisa meningkat drastis. Kondisi ini dapat menyebabkan overheating pada ponsel serta baterai yang terhubung.
Selain itu, saat mobil bergerak, tegangan dari alternator bisa berubah. Jika powerbank yang digunakan tidak memiliki proteksi yang memadai, hal ini dapat berisiko merusak baterai ponsel.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dampak Pengisian yang Tidak Tepat
Baterai lithium-ion memiliki umur yang terbatas dan pengisian yang tidak sesuai dapat mempercepat kerusakan. Pengisian cepat dalam suhu tinggi dapat menyebabkan apa yang disebut battery swelling atau menggelembung pada baterai.
Penting untuk menggunakan powerbank dengan kualitas baik dan dilengkapi sistem pengatur daya. Penyaluran daya yang tidak stabil bisa menyebabkan kerusakan permanen pada baterai ponsel.
Selain itu, penggunaan powerbank yang berlebihan bisa mengakibatkan pengurasan daya ponsel lebih cepat daripada pengisian itu sendiri, menjadikannya kurang efektif.
Alternatif Aman untuk Mengisi Daya di Mobil
Salah satu alternatif yang lebih aman untuk pengisian daya di mobil adalah menggunakan charger yang terpasang di dalam mobil. Charger ini biasanya dirancang untuk menyesuaikan output dayanya dengan kebutuhan ponsel, sehingga lebih aman digunakan.
Jika tetap ingin menggunakan powerbank, pilihlah produk yang memiliki sistem manajemen daya yang baik dan telah bersertifikasi. Ini membantu mengurangi risiko kerusakan baterai.
Selain itu, selalu pantau suhu perangkat saat mengisi daya. Jika perangkat terasa panas, sebaiknya hentikan pengisian untuk menjaga kesehatan baterai.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: