Penggunaan password yang lemah masih menjadi masalah serius dalam keamanan siber di Indonesia. Banyak pengguna yang tidak menyadari betapa pentingnya menciptakan password yang kuat dan kompleks.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Laporan dari Specops baru-baru ini mengungkap daftar sepuluh password yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan untuk membobol sistem, termasuk Remote Desktop Protocol (RDP) milik Microsoft.
Pentingnya Keamanan Password
Password memiliki peran vital dalam menjaga keamanan akun di berbagai platform, baik media sosial maupun layanan perbankan. Namun, masih banyak pengguna yang lebih memilih kemudahan dengan menggunakan password yang sederhana.
Berdasarkan laporan Specops, disarankan agar pengguna segera mengganti password default atau umum dengan kombinasi yang lebih sulit ditebak. Langkah ini sangat krusial untuk melindungi informasi pribadi dari ancaman yang kian menjamur.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Analisis Password yang Mudah Dibobol
Laporan Specops mencatat bahwa penyerang umumnya menggunakan metode brute force untuk mengakses server RDP. Metode ini melibatkan usaha untuk mencoba kombinasi nama pengguna dan password secara berulang hingga berhasil.
Dalam pembahasan ini, Specops menganalisis lebih dari 1 miliar password yang dicuri pada tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak individu mengabaikan pentingnya membuat password yang kuat untuk mengamankan akun mereka.
Daftar Password Populer yang Sebaiknya Dihindari
Specops menemukan bahwa sejumlah password digunakan secara umum, yang sangat memudahkan pelaku kejahatan untuk membobol akun. Beberapa password yang paling sering digunakan antara lain '123456', 'password', dan '12345'.
Berikut daftar lengkap password yang sebaiknya dihindari karena sangat rentan terhadap serangan: '123456', '1234', 'Password1', '12345', 'P@ssw0rd', 'password', 'Password123', 'Welcome1', '12345678', dan 'Aa123456'.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: