Pemerintah Kota Tangerang Selatan merespon cepat aksi demonstrasi mahasiswa yang khawatirkan pengelolaan sampah di daerah tersebut. Aksi protes itu menciptakan suasana heboh dengan bertumpuknya sampah di kantor Wali Kota.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, menegaskan bahwa pihak pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan mendengarkan aspirasi masyarakat.
Respons Pemkot Tangsel terhadap Aksi Unjuk Rasa
Demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) ini dipicu oleh keluhan masyarakat terkait masalah pengelolaan sampah yang tidak kunjung teratasi. Para mahasiswa mendemonstrasikan protes mereka dengan menurunkan sampah dari dua truk ke area kantor Wali Kota.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, melaporkan bahwa sekitar 30 orang ikut serta dalam aksi tersebut. Demonstrasi ini berjalan dari pukul 16.00 WIB hingga 17.06 WIB, di mana petugas langsung mengangkut sampah yang ditumpahkan.
Aksi unjuk rasa ini menunjukkan keresahan masyarakat yang semakin mendalam terhadap kondisi persampahan di Kota Tangsel. Mahasiswa berharap gerakan ini bisa menggerakkan pemerintah untuk segera mengambil tindakan.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Tindakan Perbaikan yang Diberikan oleh Pemkot
Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, menjelaskan bahwa Pemkot telah memulai pengangkutan sampah secara bertahap di berbagai wilayah. Dia menambahkan bahwa mereka juga mengerahkan armada tambahan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang menumpuk.
Menurut Asep, TPA Cipeucang saat ini tengah dalam tahap penataan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan. Pengangkutan sampah dilakukan secara terukur dan terus dievaluasi untuk memastikan hasil yang optimal.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meredakan ketidakpuasan masyarakat dan memberikan solusi nyata terhadap masalah sampah yang sudah mendesak.
Strategi Jangka Panjang Pemkot Tangsel dalam Pengelolaan Sampah
Pemkot Tangsel tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek tetapi juga berkomitmen untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan. Mereka berencana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah.
Menurut informasi dari pihak Pemkot, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat akan dibuka untuk merencanakan pengelolaan sampah yang lebih efektif. Kerja sama dengan daerah lain juga direncanakan untuk menemukan metode baru dalam pengelolaan sampah.
Dalam langkah yang lebih inovatif, Pemkot mengeksplorasi kemungkinan pengelolaan sampah menjadi energi listrik, yang merupakan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Harapannya, strategi ini dapat mengurangi volume sampah sekaligus mengubahnya menjadi energi yang bermanfaat.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: