Kamis, 08 JANUARI 2026 • 11:22 WIB

Marc Marquez Pilih Jalan Berbeda untuk Anak dari Balap Motor

Author

Marc Marquez Pilih Jalan Berbeda untuk Anak dari Balap Motor

Pebalap asal Spanyol, Marc Marquez, menanggapi spekulasi seputar niatnya mewariskan dunia balap kepada anaknya. Ia jelas menegaskan bahwa ia lebih ingin anaknya menekuni cabang olahraga yang berbeda.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Pernyataan ini muncul dari refleksi pribadi serta pengamatan terhadap tekanan yang dihadapi orang-orang terdekatnya, termasuk sang adik, Alex Marquez, yang kerap terbayang-bayang oleh ketenaran nama besar Marquez.

Kekhawatiran Marc Marquez Terhadap Anak

Dalam wawancara dengan La Sexta, Marquez berbagi pandangannya, mengungkapkan kekhawatiran akan tekanan yang dihadapi anaknya. "Saya tidak menginginkannya karena saya hanya berpikir kasihan dia," ujarnya, menekankan pentingnya melindungi anak dari tekanan publik.

Ia turut menyampaikan kekhawatirannya bahwa anaknya akan selalu dikaitkan dengan namanya, sama seperti yang dialami oleh Alex, yang merasa tertekan karenanya. "Orang-orang akan mengatakan bahwa dia adalah anaknya (Marquez)," tambahnya, menyoroti stigma yang muncul dari ketenaran.

Marquez juga menekankan bahwa meskipun ada keuntungan finansial dari dunia balap, itu tidak memberikan dorongan motivasi yang sama. "Mungkin dia akan memiliki beberapa keuntungan, finansial dalam hal ini, tetapi kalau mereka tidak kekurangan apapun, mereka tidak punya rasa haus yang sama," jelasnya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Prestasi Keluarga dan Tempo dalam MotoGP

Dalam dunia MotoGP, prestasi lintas generasi bukanlah hal yang baru. Salah satu contoh yang sering dibahas adalah keberhasilan Kenny Roberts dan putranya, Kenny Roberts Jr, yang sama-sama menjadi juara dunia di kelas 500cc.

Kenny Roberts meraih tiga gelar juara dunia pada akhir 1970-an, dan Kenny Roberts Jr menambahkan satu gelar pada tahun 2000. Meski begitu, Marc Marquez merasa bahwa ketenaran dirinya justru bisa menjadi penghalang bagi anaknya.

"Tidak, tidak, tidak, tidak. Itu tidak mungkin. Sepak bola, raket, atau apapun," ujarnya saat ditanya apakah anaknya akan terjun ke dunia MotoGP, memperlihatkan keinginannya agar anaknya menjelajahi olahraga lain.

Budaya Olahraga di Spanyol: Pilihan yang Lain

Budaya olahraga di Spanyol dikenal kaya akan beragam cabang olahraga, dengan sepak bola dan tenis menjadi yang paling terkenal. Marc Marquez, seorang penggemar FC Barcelona dan penggila Rafael Nadal, merasakan dampak budaya ini di kehidupan sehari-harinya.

Ia juga menunjukkan ketertarikan pada olahraga bulu tangkis, bahkan melakukan pelatihan dengan Carolina Marin, juara dunia di cabang bulu tangkis. Marquez merasa bahwa banyak pilihan olahraga menyenangkan yang bisa dicoba oleh anaknya.

"Kalian masih punya waktu untuk beralih ke olahraga lain," ungkap Marin di jejaring sosialnya, mengekspresikan dukungan terhadap keputusan Marc untuk mengarahkan anaknya ke cabang olahraga yang berbeda.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU