Jakarta - Dokter Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi hukuman penjara hingga 12 tahun.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kombes Pol Reonald Simanjuntak mengungkapkan bahwa Richard disangka melanggar sejumlah pasal dari Undang-Undang yang berlaku. Status tersangka ini pun telah mengubah arah karier medisnya.
Pasal yang Dikenakan
Kombes Reonald Simanjuntak dari Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa Richard Lee dihadapkan pada Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jika terbukti, ia berpotensi menerima hukuman penjara selama 12 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar.
Selain itu, Richard juga disangkakan melanggar Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) dan Pasal 9 ayat (1) dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Dengan begitu, ia bisa dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp2 miliar.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Proses Pemeriksaan
Kombes Reonald mengungkapkan bahwa Richard Lee telah hadir di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Proses pemeriksaan dimulai pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari.
Pemeriksaan sementara dihentikan pada pukul 18.00 WIB untuk memberi waktu istirahat. Namun, saat dilanjutkan pada pukul 19.00, Richard merasa tidak enak badan, sehingga penasihat hukumnya meminta agar pemeriksaan dihentikan.
Akhirnya, penyidik memutuskan untuk menghentikan proses pemeriksaan sekitar pukul 00.00 WIB setelah melontarkan 73 pertanyaan dari total 85 pertanyaan yang direncanakan.
Status Penahanan
Dalam keterangannya, Kombes Reonald menegaskan bahwa hingga kini tidak ada penahanan terhadap Richard Lee. Penyidik menilai Richard masih kooperatif selama proses pemeriksaan dan belum ada indikasi yang memerlukan penahanan.
Namun, ia juga mencatat bahwa jadwal pemeriksaan lanjutan akan segera ditentukan untuk menyelesaikan 12 pertanyaan yang tersisa.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: