Rabu, 07 JANUARI 2026 • 15:28 WIB

Mengidentifikasi Kesalahan Umum dalam Pola Asuh Anak yang Perlu Dihindari

Author

Mengidentifikasi Kesalahan Umum dalam Pola Asuh Anak yang Perlu Dihindari

Banyak orang tua tidak menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan dalam pola asuh yang dapat mempengaruhi perkembangan anak secara signifikan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kesalahan-kesalahan ini seringkali berakar dari komunikasi yang tidak efektif dan pengendalian yang berlebihan terhadap anak.

Kurangnya Komunikasi Efektif

Komunikasi antara orang tua dan anak merupakan fondasi yang penting dalam membangun hubungan yang sehat. Sayangnya, banyak orang tua yang terjebak dalam kesibukan sehari-hari dan mengabaikan pentingnya berbicara dengan anak.

Psikolog anak secara jelas menyatakan, 'Komunikasi yang terbuka dan jujur adalah kunci untuk membangun hubungan yang sehat.' Ketika orang tua tidak mendengarkan curahan hati anak, hal ini dapat memperburuk jarak emosional antara mereka.

Anak yang merasa kurang diperhatikan atau diabaikan bisa menghadapi masalah kepercayaan diri yang serius di kemudian hari. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk meluangkan waktu untuk mendiskusikan hal-hal sehari-hari dengan anak.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Terlalu Mengontrol Perilaku Anak

Pengendalian yang berlebihan dalam pola asuh sering kali berangkat dari keinginan orang tua untuk melindungi anak dari kesalahan. Namun, pendekatan ini dapat menimbulkan tekanan berlebih pada anak dan mengurangi kebebasan mereka dalam berekspresi.

Dr. Maria Hartono, seorang pakar psikologi, menjelaskan bahwa, 'Orang tua harus menemukan keseimbangan antara memberikan arahan dan membiarkan anak mengambil keputusan sendiri.' Ketika anak tidak memiliki kebebasan untuk membuat pilihan, mereka dapat menjadi sangat tergantung pada orang tua.

Ketergantungan ini berdampak negatif pada perkembangan rasa percaya diri anak, yang dapat mempersulit mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kurangnya Pujian dan Penghargaan

Memberikan penghargaan kepada pencapaian anak merupakan elemen penting dalam pola asuh yang sehat. Namun, banyak orang tua yang acuh terhadap pentingnya memberikan pujian saat anak mencapai sesuatu, baik yang besar maupun yang kecil.

Sebuah penelitian dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa, 'Anak yang sering mendapat pujian cenderung lebih percaya diri dan berprestasi baik di sekolah.' Tanpa pengakuan, anak dapat merasa bahwa usaha mereka tidak berarti.

Akibatnya, motivasi anak untuk berbuat baik dapat menurun, karena mereka merasa tindakan mereka tidak diperhatikan atau dianggap penting.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU