Pemerintah Korea Selatan mengumumkan perpanjangan kebijakan pembebasan biaya visa bagi wisatawan rombongan dari enam negara, termasuk Indonesia.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Langkah ini diharapkan dapat mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata serta meningkatkan angka kunjungan wisatawan internasional.
Strategi Peningkatan Sektor Pariwisata
Awalnya, kebijakan insentif ini direncanakan berakhir pada Desember 2025, tetapi kini diperpanjang hingga akhir Juni 2026.
Perpanjangan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Korsel untuk memperkuat pariwisata inbound dan mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Negara-Negara yang Terlibat dan Implikasinya
Keenam negara yang mendapatkan kebijakan ini adalah Indonesia, China, India, Vietnam, Filipina, dan Kamboja.
Negara-negara ini dianggap sebagai pasar utama, dengan wisatawan menunjukkan ketertarikan tinggi untuk berbelanja, berwisata budaya, dan mencicipi kuliner khas di Korea Selatan.
Detail Visa C-3-2 dan Proses Pendaftaran
Visa C-3-2 adalah visa kategori kelompok yang memerlukan minimal tiga orang untuk pendaftaran, dan pendaftaran dilakukan melalui agen perjalanan resmi.
Kunjungan yang diperbolehkan meliputi perjalanan insentif perusahaan, darmawisata sekolah, serta kunjungan wisata umum secara berkelompok.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: