Senin, 05 JANUARI 2026 • 11:47 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Tajam di Awal 2026

Author

Harga Emas Antam Melonjak Tajam di Awal 2026

Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, Senin (5/1/2026). Meningkatnya harga emas ini mencapai Rp27.000 per gram, dengan harga terbaru berada di angka Rp2.515.000.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Lonjakan ini mengikutsertakan kenaikan harga buyback yang juga bertambah jadi Rp2.371.000 per gram, naik sebesar Rp25.000, setelah sebelumnya menurun Rp16.000.

Rincian Harga Emas Antam Logam Mulia

Data terkini menunjukkan bahwa harga emas satuan 1 gram dari PT Antam kini berada di level Rp2.515.000 per batang. Kenaikan ini tentunya menjadi angin segar bagi para investor emas setelah harga sempat tertekan.

Volatilitas harga emas Antam Logam Mulia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan pergerakan yang dinamis. Lonjakan harga yang terjadi saat ini diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat pasar emas dalam negeri.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pengaruh Pasar Global terhadap Harga Emas

Pergerakan harga emas Antam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi di pasar global. Di hari yang sama, harga emas dunia di pasar spot naik sebesar 0,79%, mencapai US$4.364,29 per troy ons.

Kenaikan ini ditengarai dampak ketegangan antara pemerintah Amerika Serikat dan Venezuela, yang sering kali memicu investor untuk beralih ke aset aman seperti emas.

Respon Pasar terhadap Kenaikan Harga

Lonjakan harga emas sering kali mencerminkan respon pasar terhadap situasi geopolitik yang tidak stabil. Investor cenderung mencari perlindungan dari risiko dengan berinvestasi pada emas ketika situasi global tak menentu.

Oleh karena itu, kenaikan harga emas Antam dapat dilihat sebagai sinyal positif dari pasar domestik terhadap kondisi internasional yang lebih luas, menunjukkan bahwa investasi dalam emas tetap menjadi pilihan yang menarik bagi banyak pelaku pasar.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU